Mubes : Pengurus Himabir foto bersama setelah menggelar Musyawarah besar (Mubes) di Aula Setdakab lama Bireuen, Sabtu (11/7) malam. Rakyat Aceh/ Akhyar

BIREUEN (RA) – Guna memilih Ketua Umum dan kepungurusan yang baru, Himpunan Mahasiswa Bireuen (HIMABIR) menggelar Musyawarah besar (Mubes) dengan tema “Mahasiswa Meu Adab, Menuju Bireuen, Teguh Kukuh Berpadu”.

Acara ini dibuka langsung Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, di depan Meuligoe Bupati, Sabtu (11/7) sekira pukul 20.00 WIB.

Ketua Panitia Pelaksana, Asrul kepada Rakyat Aceh, Minggu (12/7) mengatakan, pelaksanaan Mubes HIMABIR berjalan lancar dengan penuh kebersamaan. Sementara, penerapan mekanisme Mubes, telah diatur oleh steering Committe (SC) yang disepakati peserta sidang.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam Mubes, sebut Asrul, meliputi tata tertib AD dan ART Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ), penetapan kriteria calon, pemilihan ketua umum, pemilihan anggota formatur pengurus Himpunan Mahasiswa Bireuen (HIMABIR) dan pemilihan Dewan Presedium (Depres) HIMABIR.

“Pada saat pendaftaran sebagai calon ketua umum, sebanyak 3 calon mendaftarkan diri. Namun pada saat musyawarah, satu calon tidak menghadiri proses pelaksanaan Mubes tersebut. Tetapi pada saat Mubes berlangsung, peserta forum kembali mengajukan 2 calon dari peserta forum, sehingga calon ketua umum HIMABIR terdiri dari 4 calon ketua umum, yaitu Amsal, Khairul Najmi, Rizki Ismail, dan Iqbal Fikri,” ujar Asrul.

Hasil proses musyawarah, terpilih saudara Amsal sebagai ketua umum periode 2020-2022. Amsal merupakan aktivis PII, dan mantan ketua Osis SMA.

Sementara, ketua dewan presidium, terpilih Hidayat (Juli), anggota Lukman, mewakili timur Bireuen (Gandapura), T Multazami (Peusangan), Denny Wias (Kota Juang), serta Barat Bireuen, Helmi (Samalanga).

“Dengan terpilihnya kepengurusan yang baru, semoga PB Himabir, menjadi wadah pemersatu mahasiswa Bireuen yang kuliah di Banda Aceh dan Aceh Besar,” sebut ketua panitia pelaksana. (mag-84/msi)