BANDA ACEH (RA) – Sharing Session Seksi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh serta jajaran dengan Ombudsman Perwakilan Aceh, Senin (21/7).

Pertemuan ini dalam rangka monev atas perkara pertanahan di lingkungan Kota banda Aceh, serta Peningkatan kualitas Pelayanan (penyelesaian sengketa tanah) terhadap masyarakat.

Kepala Ombudsman Perwakilan Aceh dalam penyampaiannya, mengingat banyaknya permasalahan sengketa pertanahan di Aceh, maupun di Kota Banda Aceh, perlu segera diterapkan kembali Penyuluhan Hukum Sengketa Pertanahan, agar setiap kita yang menangangi bagian ini maupun personal yang bersengketa sama-sama paham, sehingga penyelesaian dapat terselesaikan dengan bijak, Tutur Taqwadin.

Ratna Keumala selaku Kepala Seksi Penanganan Masalah dan Pengendalian Pertanahan Kantor Pertanahan Kota Banda Aceh juga berharap, semoga dengan adanya Sharing Session ini, sinergi kolaborasi antar lembaga meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, tentunya terkait dengan penyelesaian sengketa tanah di Kota Banda Aceh.

“Kota Banda Aceh sendiri terdapat banyak sekali permasalahan pertanahan yang tumpang tindih, terlebih lagi pasca Tsunami Aceh beberapa tahun silam, tentunya dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama Ombudsman Perwakilan Aceh, insyaallah semua permasalahan teratasi dengan baik”, sambung Ratna Keumala. (imj)