Hasil Tangkapan Nelayan Melimpah

DEDE-HARIAN RAKYAT ACEH Penjual ikan melayani pembeli dilapak dagangannya di Karang Baru, Aceh Tamiang, Minggu (19/7) malam.

ACEH TAMIANG (RA) – Berbagai jenis ikan laut terpantau melimpah dijajakan oleh pedagang diseputaran wilayah Karang Baru, Aceh Tamiang. “Cuaca bagus, saat ini masih bulan gelap jadi kemungkinan seminggu lagi ikan masih melimpah,” tutur Adek (30) penjual ikan di jalan Ir H Juanda Karang Baru kepada Rakyat Aceh, Minggu (19/7).

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, harga ikan basah juga belum merangkak naik. Namun diprediksikan, ikan laut akan berkurang sehabis Lebaran Idul Adha saat musim cuaca bulan terang. Dilapak jualan Adek, ikan kerapu kecil dijual Rp35 ribu/kg, kerapu besar Rp50-65 ribu/kg atau tak jauh beda dengan ikan kelas lain seperti, kakap, bawal dan kerambe. Untuk udang size ekspor harganya masih bertahan Rp70 ribu/kg.

Semetara, ikan familiar yaitu, geregak, selar, tongkol, koli, bulan-bulan, biji nangka dan bandeng harganya rerata dibawah Rp40 ribu/kg. Termasuk harga cumi-cumi masih normal Rp40-55 ribu/kg. Namun stok cumi-cumi saat ini terbatas mendekati langka.

“Sejak dua pekan lalu sampai sekarang harga ikan, cumi dan udang masih biasa, stabil,” ujarnya sembari menambahkan, persedian ikan yang dijual sebagian berasal dari nelayan Aceh Tamiang dan dipasok dari Idi, Aceh Timur.

Ayam diprediksi turun
Sementara itu, seorang pedaang ayam di Pajak Kedai Bawah Kota Kualasimpang memprediksikan harga ayam potong menjelang Hari Raya Qurban bakal turun. Karena biasanya hampir semua masyarakat akan mendapatkan daging qurban, sehingga tidak berminat beli daging ayam.

“Harga ayam potong saat ini berkisar Rp30 ribu/ekor, sedangkan ayam kampung disesuaikan ukuran, Rp50-70 ribu/ekor,” kata Bambang pedagang ayam itu, Senin pagi. (mag86/ra)