Abusyik Ajak Petani Bawang Gunakan Pupuk Organik

Foto Humas/ Dhian Anna AsmaraBupati Pidie, Roni Ahmad didampingi Asisten II Setda Pidie, Bukhari Paling ujung kanan Camat Simpang Tiga, Firman Maulana S.STP MAP berfoto bersama selepas melakukan penyemprotan tanaman bawang merah di Gampong Kecamatan Simpang Tiga, Selasa (21/7).

SIGLI (RA)- Bupati Pidie, Roni Ahmad SE mengatakan, bawang merah merupakan salah satu komoditi hortikultura yang mempunyai nilai ekonomis tinggi serta dapat menjadikan sumber pendapatan bagi petani dan masyarakat, baik berskala kecil, menengah dan besar.

“Saya katakan tanaman bawang merah ini sangat menjanjikan perekonomian petani dan masyarakat. Tapi, tidak salah dalam menggunakan pupuk,” ujar Bupati Abusyik kepada petani bawang merah di Gampong Pulo Blang, Kecamatan Simpang Tiga,Selasa (21/7).

Kepada petani setempat, Bupati Abusyik mengimbau petani setempat agar menggunakan pupuk alam. Karena, pupuk alam tidak merusak kadar tanah. Selain itu, mudah didapat.

Disisi lain, Abusyik juga menjelaskan tata cara penyemprotan terhadap tanaman bawang merah, cabai merah, serta tanaman hortikultura lainnya dengan tetap menggunakan pupuk alam.

Abusyik kepada petani setempat juga memaparkan bahwa pemerintah Kabupaten Pidie, sekarang ini sangat besar memberikan perhatian kepada petani, baik petani sawah dan petani tanaman hortikultura.

“Jangan ragu pemerintah dibawah kepimpinan saya ini sangat serius memberikan perhatian kepada petani, termasuk memformulasikan kebijakan pengembangan pertanian,” kata Abusyik didampingi Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan Setda Pidie, Bukhari SP.

Pada kesempatan itu, Bupati Abusyiek, turut memperkenalkan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie. “Ini orang Simpang Tiga, jelasnya harus memperhatikan nasib petani disini,” ujar Abusyiek berulang ulang.

Pada pengarahan dan bimbingannya, Bupati Abusyik mengingatkan petani Gampong Pulo Blang dan seluruh petani di Kecamatan Simpang Tiga, agar tidak lagi menggunakan pupuk pestisida, baik ditabur maupun disemprot pada tanaman.

Pupuk pestisida dan racun tanaman, sebut Abusyiek sangat berbahaya digunakan untuk tanaman, apalagi berlebihan karena merusak tanah, juga dapat meracuni kesehatan manusia secara perlahan lahan.

Jelasnya, lanjut Abusyiek, pestisida baik ditabur maupun digunakan sebagai obat semprot tanaman akan berdampak besar pada kesehatan.Karena itu, gunakan pupuk alam untuk mengurangi berobat ke rumah sakit.

“Mulai sekarang dan seterusnya usahakan mengurangi mengkosumsi makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia, atau menggunakan pupuk kimia untuk tanaman dan meracuni lahan tambak udang atau ikan,” pungkas Abusyik. (mag85/ra)