ACEH TAMIANG (RA) – Hari ini, Kamis (30/7) Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Aceh Tamiang akan melakukan tes swab massal terhadap seluruh tenaga medis di RSUD Aceh Tamiang. Hal itu dilakukan setelah belakangan mengetahui belasan dokter dan perawat dinyatakan positif suspek corona berdasarkan hasil swab yang dikirim pihak Balitbangkes Banda Aceh.

“Iya betul yang kemarin ada delapan, sudah itu tambah delapan lagi tadi malam sudah dikirim hasilnya oleh provinsi, jadi ada 16 orang yang positif,” kata Kadis Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Ibnu Azis dihubungi Rakyat Aceh, Kamis (30/7).

Menurut Azis ke 16 tenaga medis yang terpapar corona didominasi dokter dan beberapa perawat. Mereka sebelumnya telah menjalani tes swab bersamaan.

Untuk mencegah RSUD tidak menjadi klaster baru, pihak Gugus Tugas akan melakukan tes swab terhadap seluruh dokter dan tenaga medik di RS tersebut.

“Kemungkinan belum habis, hari ini kita melakukan swab 100 orang lagi. IGD sudah ditutup hari ini, sesuai laporan ke Gugus ada delapan dokter IGD positif Covid-19,” terangnya.

Ke 100 tenaga medis yang akan di swab orang-orang telah di trakcking meliputi, staf IGD, petugas di ruang rekam medik, poli anak dan poli gigi semua akan dipanggil masing-masing. Sementara, pasien di RSUD Atam sebagian akan dialihkan ke RS Langsa. Karena pihaknya memperhitungkan hasil swab nanti pasti akan bertambah kasus yang positif.

“Karena bisa saja jadi klaster di situ (RSUD), itu makanya ada 100 yang kita swab hari ini,” sebutnya.

Dikatakan Kadis Dinkes, delapan tenaga medis RSUD yang terpapar Covid-19 pertama kali yaitu, enam dokter dan dua perawat.

Termasuk delapan orang yang terkonfirmasi positif ke dua masih didominasi oleh dokter. Saat ini seluruh pasien telah diisolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Karena mereka petugas kesehatan, jadi kita lebih gampang memantaunya,” tukasnya.
Data yang diperoleh Rakyat Aceh, delapan tenaga medis RSUD Atam yang dinyatakan positif corona masing-masing, dua dokter spesialis anak, tiga dokter umum, satu dokter spesialis gigi dan dua perawat. Sementara data delapan orang lagi sejauh ini belum diterima.

Informasi lain, Bupati Aceh Tamiang, Mursil telah memanggil Kadinkes Ibnu Azis, Kepala BPBD Syahri, Direktur RSUD T Dedy Syah, perwakilan Kabag Humas dan sejumlah petugas medis RSUD setempat membahas perkembangan situasi Covid-19 di daerah itu menyusul ditemukan belasan tenaga medis yang terpapar corona virus tersebut.

Rapat dmendadak ini digelar di Pendopo Bupati Kota Kualasimpang, Rabu (29/7) malam. Adapun kesimpulan dalam rapat tersebut salah satunya yaitu Pemkab Aceh Tamiang akan melakukan pemeriksaan uji swab terhadap 100 orang dokter dan perawat di RSUD Atam (mag-86)