Direktur RSUD Aceh Tamiang, Dedy Syah tengah diwawancarai wartawan didepan ruang IGD yang ditutup, karena sedang ada pelaksanaan tes swab terhadap seluruh tenaga medis di RS plat merah tersebut, Kamis (30/7). DEDE-RAKYAT ACEH

ACEH TAMIANG (RA) – Hingga pukul 12.00 WIB seluruh dokter dan perawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Aceh Tamiang sudah menjalani tes swab secara massal.

“Hingga siang ini sudah sekitar 50 orang selesai di swab. Selebihnya sedang proses pemeriksaan, hari ini selesai,” kata Direktur RSUD Aceh Tamiang, T Dedy Syah saat ditemui di depan ruang IGD yang telah ditutup untuk pasien,” Kamis (30/7).

Menurut Direktur, jumlah petugas medis di RSUD termasuk dokter yang di swab sekitar 90 an orang. Mereka terdiri dokter poli dan umum serta perawat. Pelaksanaan tes swab ini menyusul kasus suspek terhadap belasan dokter dan perawat yang bertugas di RS plat merah itu.

“Sebelumnya ada 30 orang di swab, hasilnya diketahui 16 orang positif. Yang lainnya belum tau. Namun hari ini dilakukan swab lanjutan secara menyeluruh. Sampel hasil swab-nya akan dikirim 3-4 kedepan,” uajarnya.

Dedi menyatakan, selama proses swab pelayanan rumah sakit tetap buka. Namun dampak dari 16 tenaga medis positif, ruang IGD terpaksa ditutup sementara waktu, karena sebagian dokter yang terpapar corona pertugas di instalasi tersebut.

Rencananya pasien IGD pun akan dialihkan ke tanda darurat dihalaman RS yang tengah dibangun BPBD Aceh Tamiang. “Hanya ruang IGD saja yang tutup, pelayanan rumah sakit tetap berjalan, pasien kita alihkan dirawat di tenda, itu sedang didirikan tendanya,” tutur Dedi Syah sembari menambahkan, hasil rapat tadi malam pasien akan dialihkan ke RS Langsa, tapi hasil rapat tadi pagi berubah, pasien tetap di rawat RSUD ini. (mag-86)