Rektor IAIN Langsa dan Kepala Kanwil BPN Aceh sedang menandatangani MoU di kampus IAIN Langsa, Rabu (5/8). BAHTIAR

LANGSA (RA) – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh, mendukung penuh proses perluasan lahan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa guna pengembangan pendidikan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Aceh Agustyarsyah, S.SiT, SH, MP saat melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan kerjasama antara Kanwil BPN Aceh dengan IAIN Langsa di aula kampus tersebut, Rabu (5/8)

“Keinginan untuk mendapatkan perluasan guna pengembangan IAIN Langsa ini, tentu tidak bisa kita dapat kalau berjalan sendiri, ini harus dibentuk tim dan kita (BPN-red) siap mendukung untuk mempercepat proses perluasan kampus IAIN Langsa,” sebut Agustyarsyah.

Menurut Agus, langkah pertama yang harus dilakukan oleh tim adalah melakukan inventarisir awal terhadap tanah-tanah kosong milik negara yang bisa dimanfaatkan, atau tanah-tanah yang mungkin tidak bisa didapatkan dari PTPN namun bisa didapatkan dari Dinas Kehutanan untuk dibebaskan.

Sementara itu, Rektor IAIN Langsa Dr. H. Basri, MA sebelumnya pada kesempatan itu mengatakan, guna merespon kebutuhan masyarakat akan akses pendidikan, dibutuhkan integrasi keilmuan yang harus diwujudkan lewat transformasi lembaga dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri.

“Untuk menjadi UIN dibutuhkan lahan minimal 50 hektar, sementara saat ini kita baru memiliki lahan 17 hektar. Alhamdulillah tahun ini akan ada penambahan dengan pembebasan lahan dari PTPN I yang dibantu oleh Pemko Langsa,” sebut Basri.

Tambahnya, semoga upaya ini dapat segera terealisasi dan dalam konteks ini merupakan ranah dari tugas dan fungsi BPN. Karenanya, sangat dimohonkan dukungan dan bantuan BPN dalam proses pengalihan hak. “Semoga persiapan IAIN Langsa menuju UIN Langsa segera terwujud,” demikian harap Basri. (dai/ra)