Terkait foto jenazah Covid-19, Anji melalui postingan di Instagram akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf. (Dok. Jawa Pos)

Harianrakyataceh.com – Musisi Anji akhirnya buka suara setelah bungkam akibat wawancaranya dengan Hadi Pranoto yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Mantan vokalis Drive itu meminta maaf sekaligus menceritakan awal mula dan alasan ia mewawancarai Hadi.

“Saya Anji ingin meminta maaf kepada semua pihak karena kegaduhan yang terjadi perihal tersebut,” kata Anji di akun YouTube Dunia Manji.

Anji kemudian mengklarifikasi sejumlah hal terkait wawancaranya dengan Hadi Pranoto. Anji secara pribadi mengaku tidak mengenal sosok Hadi Pranoto sebelumnya. Anji bisa bertemu dengan Hadi setelah mendatangi Pulau Tegal Mas pada tanggal 29 Juli 2020 untuk melihat lahannya di sana.

Hadi Pranoto yang disebut sebagai pakar Mikrobiologi dalam video milik Anji. (Repro Facebook Anji Manji)

Setibanya di sana, Anji melihat ada sebuah acara yang menghadirkan Hadi Pranoto sebagai narasumber.  “Seusai makan siang saya melihat bapak Hadi Pranoto diwawancarai oleh media, salah satunya adalah Lampung Post. Yang mewawancarainya langsung pemimpin redaksinya. Hasil wawancara itu pun terbit pada hari itu juga dan di sana juga disebutkan Bapak Hadi Pranoto dengan sebutan profesor,” paparnya.

Anji melihat orang-orang yang berada di sana juga kompak menyebut Hadi Pranoto dengan sapaan profesor. Anji pun tertarik untuk mewawancarai Hadi Pranoto untuk konten YouTube channel miliknya.

“Saya mulai mencari berita tentang Bapak Hadi Pranoto di Google dan menemukan sebelumnya sudah ada pemberitaan tentang Hadi Pranoto sejak bulan April tahun 2020,” tuturnya.

Ketertarikan Anji belarasan. Dia melihat ada harapan atas temuan Hadi Pranoto yang mengklaim telah menemukan obat Covid-19 setelelah sekitar 20 tahun melakukan penelitian. Anji pun kemudian menghubungi Hadi Pranoto untuk mengatur jadwal wawancara.

“Wawancara pun dilakukan pada hari itu, malamnya sekitar jam 22.00. Video itu lalu saya publish dua hari setelahnya pada tanggal 31 Juni 2020,” papar Anji.

Anji menegaskan bahwa bukan dirinya yang menyebut ramuan herbal Hadi Pranoto sebagai obat Covid-19. Pengakuan itu datang dari Hadi secara langsung. Mengingat sosoknya termasuk asing bagi Anji dan mungkin bagi banyak orang, Anji sejatinya sempat bertanya soal latar belakang Hadi Pranoto. Mulai dari proses penelitian yang dilakukannya mengaku telah menemukan obat Covid-19 hingga gelar profesor yang disandangnya.

“Lalu soal status dan kredibilitas Pak Hadi yang dipertanyakan oleh banyak orang, itu juga saya tanyakan dalam video tersebut di menit 4.39 dan juga 8.27,” tuturnya.

Ditanya soal latar belakang keilmuannya oleh Anji, Hadi Pranoto tidak memberikan jawaban lugas. Dia justru membahas virus ini telah muncul dari perjalanan panjang di Semanjung Korea pada 1940.

“Saya terkejut ketika mendapatkan informasi bahwa ternyata beberapa hal yang berkaitan dengan status bapak Hadi Pranoto dan juga pernyataan-pernyataannya ternyata tidak valid,” ungkapnya.

Anji juga mengatakan bahwa dirinya tidak pernah bermaksud menyinggung dunia kesehatan. Dia memberikan panggung kepada Hadi Pranoto karena merasa ada secercah harapan di tengah pandemi Covid-19 yang belum ditemukan obatnya hingga sekarang.

“Apalagi dia juga bilang bahwa dia tidak akan memperjualbelikan herbal temuannya dan juga akan memberikannya secara gratis kepada masyarakat,” ungkap Anji.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Abdul Rahman