Ribuan Massa Larut Dalam Zikir

Ribuan umat muslim mengikuti zikir seribu atau ratep siribee untuk mendoakan Indonesia terhindar dari bencana dan pandemi COVID-19 segera berakhir. Di halaman Gedung Olahraga dan Senin (GOS) Aceh, Desa Pasi Pinang, Kecamatan Meuruebo, Aceh Barat, Minggu (9/8). Rakyat Aceh/ Denni.

MEULABOH (RA) – Ribuan umat muslim mengikuti zikir seribu atau ratep siribee untuk mendoakan Indonesia terhindar dari bencana dan pandemi COVID-19 segera berakhir. Di halaman Gedung Olahraga dan Senin (GOS) Aceh, Desa Pasi Pinang, Kecamatan Meuruebo, Aceh Barat, Minggu (9/8).

Kegiatan ini, turut diikuti oleh ribuan masyarakat berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Aceh dan sebagian jamaah dari Provinsi Sumatera Utara.

“Melalui kegiatan ini, mari kita doakan agar Indonesia terhindar dari segala bencana, dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” kata Pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPPT) Indonesia, Asia Tenggara, Abuya Syech Haji Amran Waly Al-Khalidy dalam tausiyahnya.

Ulama ini juga mengimbau kepada seluruh umat muslim di daerah ini agar terus meningkatkan ibadah kepada Allah SWT, sehingga wabah pandemi COVID-19 di Aceh termasuk di tanah air agar segera berakhir.

Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS yang ikut menghadiri kegiatan ini juga menyambut baik keinginan masyarakat muslim di daerah ini, yang menggelar zikir kebangsaan menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun.

“Dengan kegiatan zikir kebangsaan ini, masyarakat juga mendoakan agar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin lebih kokoh dan kuat,” katanya.

Ia juga menyatakan kegiatan yang diprakarsai oleh masyarakat tergabung dakam Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPPT) Indonesia, juga bertujuan memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Indonesia selalu jauh dari bencana, marabahaya, dan pertumbuhan ekonomi di tanah air semakin lebih baik.

“Tentunya saya sangat mengapresiasi penyelenggara kegiatan seperti ini, apalagi mematuhi protokol kesehatan dalam menyelenggarakan kegiatan zikir kebangsaan ini,” tutupnya.(den/rus)