Seorang warga tengah mengevakuasi sepeda motor milik pengendara wanita yang terjatuh tersenggol bodi mobil di Simpang Gapura pintu masuk Kompleks Kantor Bupati Aceh Tamiang, Karang Baru, Senin (10/8). DEDE-RAKYAT ACEH

ACEH TAMIANG (RA) – Simpang Gapura pintu masuk Kompleks Perkantoran Bupati Aceh Tamiang menjadi titik paling rawan kecelakaan lalu lintas di seputaran jalan dua jalur Karang Baru. Selain menjadi persimpangan jalan lintas nasional, saban hari keluar masuk kendaraan roda dua dan empat melalui pintu gerbang itu sangat padat.

Namun dari amatan, sering juga faktor Lakalantas dipicu oleh ulah pengendara yang tidak mematuhui rambu-rambu lalulintas. Aturan yang sering dilanggar yaitu, pengendara dari arah Kota Kualasimpang masih banyak yang belok putar arah di Simpang Gapura tersebut.

Padahal sudah dipasang rambu larangan berbelok di area tersebut. Potensi kecelakaan lain, meski sudah diberi tanda zebra cross dan lampu warning light, namun kendaraan dari dua arah saat lewat Simpang Kompleks Kantor Bupati Aceh Tamiang tidak pernah pelan.

Kejadian terbaru, seorang pengendara perempuan terjatuh dari sepeda motornya tepat di Persimpangan Gapura tersebut. Saat itu dia menaiki motor matic jalan pelan dari Kualasimpang menuju Langsa. Tiba-tiba di Simpang Gapura sepeda motornya kontra dengan minivan yang hendak keluar dari Kompleks. Kantor Bupati.

“Ibu-ibu pengemudi sepeda motor itu nampaknya mau jalan lurus, didepan ada mobil mau nyeberang, lalu entah bagaimana kesenggol mobil jatuh,” kata Elmahdi warga Karang Baru yang menolong pengendara wanita tersebut, Senin (10/8).

Elmahdi tidak tahu kecelakaan itu salah siapa, namun sebagai orang timur etikanya pengemudi mobil harus turun menolong pengendara sepeda motor. Namun dia sangat menyayangkan pengendara mobil malah jalan terus seolah tidak peduli kepada korban. “Terlepas dia (pengendara mobil) salah atau tidak, tapi harus turun ditolong dulu. Soal ada kerusakan kendaraan dan luka-luka itu bisa dibicarakan nanti. Adat timur kita dulu dipakai,” sarannya.

Balap liar
Persimpangan Gapura Kantor Bupati Aceh Tamiang juga sering dijadikan jalur balap liar oleh kalangan anak baru gede (ABG), terutama pada malam minggu. Aksi ini sering dibubarkan oleh aparat polisi anti huru hara, karena suara bising dari balap liar sangat meresahkan warga sekitar.

“Memang kita harus hati-hati kalau mau lewat Simpang Gapura ini baik siang maupun malam. Karena persimpangan ini memang sentral, semua kendaraan keluar masuk dari sini, ditambah lagi ini kan, jalur lintas provinsi, jadi sangat rawan,” kata Adek Doles pengunjung warung kopi di depan Simpang Gapura Kantor Bupati tersebut, Selasa (11/8). (mag86/ra)