Peserta pelatihan peningkatan ketarmpilan menjahit yang diselenggarakan oleh TP PKK Aceh Besar Selasa (18/8) TARMIDI YUSUF/ RAKYAT ACEH

ACEH BESAR (RA) – Kegiatan berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh TP-PKK Aceh Besar dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan para peserta, sehingga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan harapan akan menjadi kegiatan yang produktif dalam peningkatan ekonomi maupun menciptakan lapangan kerja baru.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Aceh Besar Hj Rahmah Abdullah saat menutup kegiatan pelatihan peningkatan keterampilan masyarakat di dua gampong yakni Gampong Lam Glumpang Kecamatan Kuta Baro dan Gampong Gla Meunasah Baro Kecamatan Krueng Barona Jaya, Selasa (18/8).

Kegiatan yang mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Menjahit” ini diikuti oleh 40 peserta selama 6 hari. Materi yang diajarkan, selain teori dan praktek juga kita memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk meningkatkan kreatifitas dalam menciptakan produk.

Ketua TP-PKK Aceh Besar Hj Rahmah Abdullah SH menyampaikan usaha menjahit memiliki prospek yang bagus dan selalu dibutuhkan.

“Peluang usaha menjahit, bisa dibilang sangat menjanjikan. Karena menjahit sebuah keterampilan yang tidak semua orang dapat mengerjakannya dengan mudah. Selain itu, keterampilan menjahit akan terus dibutuhkan dalam bidang yang kian berkembang saat ini,” ujar Rahmah.

Sehingga Rahmah berharap bagi peserta yang telah mengikuti keterampilan menjahit selama kurang lebih 1 minggu itu dapat mengimplementasikan ilmunya dengan baik, minimalnya untuk diri sendiri.

“Ya, minimal untuk diri sendiri dulu dan jika pada akhirnya dengan ilmu dan keterampilan yang sudah ada, nanti dapat dimanfaatkan untuk membuka usaha menjahit,” harapnya.

Menurut Rahmah, usaha menjahit salah satu jenis usaha yang tidak membutuhkan modal besar untuk memulainya, karena tergolong jenis usaha jasa. Modal utama yang diperlukan adalah skill atau keahlian dan juga kreatif. Maka ia berharap kaum perempuan yang sudah mengikuti pelatihan tersebut untuk lebih kreatif.

“Karena, menurut saya perempuan hebat itu tidak harus mempunyai jabatan. Tapi, perempuan yang hebat itu perempuan yang bisa merawat keluarga dengan baik dan disamping itu ia bisa memanfaatkan keterampilannya sebagai salah satu usaha dalam membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Rahmah juga menambahkan, banyak peluang usaha rumah tangga yang dapat dikembangkan dengan memanfaatkan sumber daya alam disekitar.

“Sudah banyak saya temui, seperti ibu-ibu di Desa Lampanah Kecamatan Indrapuri, mereka berhasil memanfaatkan salah satu sumber daya alam yaitu Pohon Billi yang dijadikan seperti anyaman tas bordir, dompet, keranjang, tudung saji dan lainnya, dan sudah menjadi salah satu kegiatan usaha rumah tangga dalam meningkatkan kebutuhan ekonomi,” jelas istri Bupati Aceh Besar itu.

Maka dari itu, sambung Rahmah, melalui berbagai pelatihan keterampilan yang pernah TP PKK Aceh Besar adakan, ia berharap dapat bermanfaat dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Melalui pelatihan ini kami berharap kepada peserta dapat meningkatkan kemampuan serta dapat memberikan kontribusi yang positif bagi perekonomian keluarga untuk kedepan,” harapnya. (mag-83)