Puluhan Rumah Terbakar di Hari Kemerdekaan

Puluhan rumah warga di Desa Sigrun Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, terbakar tepat di hari kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8), mengakibatkan belasan KK kehilangan tempat tinggal. (kaya alim/rakyat aceh)

SUBULUSSALAM (RA) – Sebanyak 39 unit rumah warga Desa Sigrun, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam menjadi amukan api di Hari Ulang Tahun Republik Indonesia, Senin (17/8) sekitar pukul 08:30 WIB.

Kebakaran di pagi hari itu cukup menyentak warga. Kebakaran hebat itu melanda belasan rumah warga Desa Sigrun. Belum diketahui secara pasti apa pemicu kebakaran yang meluluhlantakkan rumah warga yang berkonstruksi kayu tersebut.

Hanya saja, menurut keterangan warga, munculnya api dari salah satu rumah warga yang berada di tengah rumah susun.

Dari jumlah tersebut, 19 unit rumah diantaranya rata dengan tanah sedangkan 20 unit lainnya menjadi imbas kebakaran. Meski 4 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi, namun api menghanguskan 19 unit rumah. Rumah berkonstruksi kayu itu dengan cepat rata dengan tanah diamuk si jago merah.

“Habis semua, barang-barang di rumah tidak bisa diselamatkan karena kobaran api terus membesar sehingga jarak 15 meter tidak bisa mendekat karena terlalu panas,” kata Andong Maha yang turut berjibaku memadamkan api.

Tidak ada korban jiwa atas kebakaran itu, hanya saja peralatan rumah tangga warga tidak bisa diselamatkan dan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Keterlambatan mobil pemadam kebakaran juga menjadi keluhan warga di sana.

“Mobil pemadam kebakaran yang standby di kantor camat cuma satu dan itu tidak mampu melunakkan kobaran api semakin membesar ” tambah Andong.

Ratusan warga dibantu personel TNI dan Polri juga turut berjibaku memadamkan api, namun belasan rumah tersebut hangus terbakar karena kobaran api terus membesar.

Sementara, Walikota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang langsung turun meninjau lokasi kebakaran. Didampingi Wakilnya, Ketua DPRK, Kapolres, Dandim dan Kajari, menyerahkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran yang mencapai 148 jiwa. Bantuan berupa makanan dan pakaian.

Selain bantuan dari pemerintah, bantuan pribadi H. Affan Alfian Bintang dan Wakil Walikota, Drs. Salmaza juga diserahkan berupa uang kontan kepada korban kebakaran.
Walikota Bintang usai menyerahkan bantuan mengatakan, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan membangun rumah korban kebakaran dalam waktu dekat.

Sedangkan bagi rumah yang menjadi imbas juga akan dibantu dengan dilakukan rehab dari pemerintah “Dalam waktu dekat pemerintah akan membangun hunian sementara,” janji Bintang. (lim/min)