Dosen Unimal Latih Kewirausahaan kepada Tenant

 Tim Program Pengabdian Masyarakat dan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPM - PPK) Unimal berpose bersama narasumber dan peserta pelatihan kewirausahaan, Sabtu kemarin. FOR RAKYAT ACEH.

LHOKSEUMAWE (RA)– Dosen Universitas Malikussaleh yang tergabung dalam Tim Program Pengabdian Masyarakat dan Program Pengembangan Kewirausahaan (PPM – PPK) menggelar pendidikan dan pelatihan kewirausahaan kepada tenant dan calon tenant. Kegiatan itu berlangsung di kampus Pascasarjana Unimal, Lancang Garam, Lhokseumawe, Sabtu kemarin.

Kegiatan yang dinamakan dengan “Millennial Entrepreneurship 2020” dilaksanakan oleh Kamaruddin Hasan Msi dan Harinawati Msi. Kegiatan itu merupakan lanjutan dari pelatihan yang sebelumnya dilaksanakan pada Minggu (27/7) lalu. Pelatihan kali ini menghadirkan Kepala UPT Inovasi dan Inkubator Bisnis Unimal, Dr Rusydi Abubakar sebagai narasumber.

Ketua Tim PPM-PPK, Kamaruddin Hasan mengatakan, saat ini tim sedang merekrut dan mendata calon-calon tenant baru baik dari kalangan mahasiswa maupun alumni untuk proses penguatan kapasitas personal dan bisnis, baik produk maupun jasa. “Kita mengarah pada usaha atau bisnis berbasiskan online dengan memanfaatkan internet dan pola komunikasi pemasaran yang baik,” ujar Kamaruddin.

Sementara itu, Dr Rusydi Abubakar, dalam paparannya menyebutkan untuk menjadi tenant yang sukses, terlebih dahulu harus memahami ranah bisnis saat ini, termasuk pada saat pandemi Covid-19.“Selama pandemi Covid-19 bisnis didominasi oleh digitalisasi, apabila masih bertahan dengan cara konvensional. maka akan KO,”kata Rusydi.

Selain itu, Rusydi juga mencontohkan banyak hal di sekeliling kita yang bisa diolah menjadi bisnis, salah satunya biji durian yang bisa diolah menjadi kripik untuk kemudian dipasarkan melalui platfrom digital.

“Hari ini pemerintah begitu gencar mengeluarkan anggaran untuk menumbuhkan UMKM. Pelaku Bisnis harus mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan memperlihatkan keunggulan pada bisnis yang dijalankan,”ungkap Rusydi, dalam relisnya kepada Rakyat Aceh, kemarin. (arm/ra)