RSU Muyang Kute Kembali Layani Masyarakat

Direktur RSU Muyang Kute Bener Meriah, dr Sri Tabahati.

REDELONG (RA) – Sempat ditutup akibat banyaknya tenaga kesehatan (nakes) yang terkonfirmasi positif, RSU Muyang Kute Bener Meriah kembali normal dan melayani pelayanan seperti sedia kala.

Direktur RSU Muyang KUte Bener Meriah, dr Sri Tabahati, kepada Rakyat Aceh menyampaikan, sejak hari ini RSU Muyang Kute Bener Meriah sudah membuka seluruh pelayanan yang sebelumnya ditutup akibat tenaga kesehatan menjalani isolasi mandiri.
Sebutnya, RSU Muyang Kute Bener Meriah sudah dibuka sejak 12 Agustus 2018 lalu, namun untuk pelayanan jantung dan jiwa serta erosol masih ditunda mengingat doktor spesiasialnya masih menjalani isolasi.

“Hari ini semua dokter spesialis sudah masuk dan sudah kita buka semua layanan serta melayani pasien. Allhamdulillah tidak ada kendala sama sekali bahkan antusia pasien hari ini cukup tinggi,” ungkapnya.

Bahkan katanya khusus untuk layanan pasien jiwa hari ini yang berobat ke poli mencapai sebanyak 29 orang dan satu orang lainnya menjalani rawat inaf. “Begitu juga dengan layanan jantung hingga sore ini masih melayani dan menerima pasien,” sebutnya.

Ia menambahkan, sebanyak 18 orang nakes yang sebelumnya terkonfirmasi positif juga sudah sembuh dan hari ini sudah mulai masuk kerja. “Meski demikian, kita tetap menjalankan aturan pedoman revisi lima dan peraturan Gubernur,” ujarnya.

Seperti sebelumnya katanya, jam besuk di RSU tersebut juga masih ditiadakan dan pasien yang dijaga hanya diperbolehkan satu orang saja.

Selian itu dr Sri Tabahati juga berharap agar masyarakat Bener Meriah dapat menerima warga dan nakes yang dinyatakan sembuh seperti sedia kala. “Kami setelah dinyatakan sembuh tidak ada rasa mengucilkan, mengesampingkan, saudara kita sebab mereka juga butuh dukungan dan suport psikis dari masyarakat,” harapnya.

Menurutnya, berdasarkan laporan yang ia peroleh meskipun sudah membawa surat sembuh dari tim gugus tugas beberapa masyakat masih belum menerima dan mengucilkan, baik petugas maupun masyarakat yang sebelumnya terkonfirmasi posotif.

“Kita tetap berpedoman dengan buku covid lima dan bagi pasien yang tanpa gejala serta bergejala ringan yang sudah menjalani isolasi tidak menunjukan kejala lagi dapat dinyatakan sembuh,” tegasnya. (uri/bai)