Seorang Perawat RSUD Pidie Jaya Positif Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya. ikhsan/rakyat aceh

MEUREUDU (RA) – Seorang tenaga kesehatan (perawat) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga jumlah warga Pidie Jaya yang terpapar virus corona menjadi tiga orang, satu diantaranya meninggal dunia.

Kepastian seorang perawat RSUD Pidie Jaya terkonfirmasi positif Covid-19 setelah tim gugus tugas kabupaten setempat menerima hasil uji swab pada Sabtu malam, 22 Agustus 2020.

Juru bicara Gugus tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya, yang juga Plt Kadinkes daerah itu, Edi Azwar, Senin (24/8) mengatakan, tenaga kesehatan di RSUD Pidie Jaya yang terpapar virus corona itu, merupakan yang sample lendir hidung dan tenggorokan diambil bersamaan dengan dokter, tenaga kesehatan dan petugas kebersihan yang merawat UI (60), pasien terkonfirmasi positif covid-19 dan telah meninggal dunia.

“Hasil swab yang diterima Sabtu malam kemarin, satu orang perawat di RSUD Pidie Jaya berjenis kelamin perempuan dinyatakan positif Covid-19,” ujar Edi.

Diungkapkan, perawat positif Covid-19 itu merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan kini tengah menjalani isolasi mandiri. Sementara terhadap warga salah satu Gampong di Kecamatan Meurah dua yang melakukan pemulasaraan jenazah UI, pasien terkomformasi positif dinyatakan negatif Covid-19.

Bukan Transmisi Dari Pasien Covid Meninggal

Manajemen RSUD Pidie Jaya membenarkan salah seorang perawat terkonfirmasi positif virus korona. Perawat tersebut bertugas di Poli Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT).
Namun, menurut manajemen rumah sakit, perawat tersebut bukanlah tenaga kesehatan yang pernah merawat pasien positif covid-19 yang telah meninggal dunia.

“Iya satu orang perawat positif covid-19, tapi dia tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien positif yang sudah meninggal. Namun, pernah kontak dengan pasien suspeck yang sempat di rawat di sini,” kata Kepala Bidang Pelayanan RSUD Pidie Jaya, dr Muhammad Aditya.

Dijelaskan, pihak rumah sakit menerima hasil swab perawat tersebut dari Tim Gugus Tugas Covid- 19 Kabupaten Pidie Jaya pada Minggu 23 Agustus 2020 kemarin. Dan pasien supseck yang pernah dirawat di RSUD Pidie Jaya adalah berasal dari Kecamatan Bandar Dua.

Aditiya menyebutkan bahwa, pasien suspeck yang pernah dirawat perawat tersebut sample lendir tenggorokan dan hidung untuk diswab sudah dikirm ke Balitbangkes Aceh. Tapi hingga kini hasilnya belum keluar.

Sejauh ini, Aditya belum dapat memastikan jika perawat RSUD Pidie Jaya tertransmisi dari pasien suspeck asal Kecamatan Bandar Dua yang pernah di rawat beberapa waktu lalu.
Namun begitu, Aditya tidak memastikan kalau perawat yang positif tersebut terpapar virus corona dari pasien suspek yang sempat di rawat di Rumah Sakit Pidie

“Dia diswab bersamaan dengan pegawai rumah sakit yang pernah merawat pasien covid-19 yang telah meninggal dunia, ekalian dengan itu juga kita ambil swabnya. Karena saat itu dia sudah memiliki gejala,” terangnya.

Sedangkan hasil swab para tenaga medis (dokter) tenaga kesehatan dan tenaga kebersihan serta yang masyarakat yang diketahui memiliki kontak dengan pasien positif COVID-19 yang sudah meninggal dunia tersebut, semuanya negatif. (san/ra)