PERANAN IT DI PT. INDOJAYA AGRINUSA DAN PT.JAPFA COMFEED SUMATERA 2 DALAM MEMUTUS MATA RANTAI COVID 19

Oleh: 
Brigjen Pol. (P) Drs. Faisal Abdul Naser, M.H.
Chairman Executive Liasion Officer Selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Pandemi Covid-19
PT. INDOJAYA AGRINUSA DAN PT. JAPFA COMFEED INDONESIA TBK SUMATERA 2

 

Perkembangan dunia teknologi informasi yang demikian pesat telah membawa manfaat luar biasa bagi kehidupan masyarakat maupun perusahaan. Kegiatan komunikasi yang sebelumnya menuntut peralatan yang begitu rumit, kini relatif sudah digantikan oleh perangkat mesin- mesin otomatis. Sistem kerja alat teknologi telah mengalihfungsikan tenaga  otot   manusia   dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan. Begitupun dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas manusia. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang telah kita capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan oleh masyarakat.

Bagi  masyarakat,  teknologi  informasi merupakan  suatu  kebutuhan  yang sangat penting. Pengembangannya dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Selain itu juga diyakini teknologi informasi akan memberikan kebahagiaan dan immortalitas bagi masyarakat. Sumbangan teknologi informasi dan komunikasi terhadap peradaban dan kesejahteraan masyarakat tidaklah dapat dipungkiri.

Seperti yang kita ketahui bahwa di era serba modern seperti saat ini, peran teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari tentunya sangat berpengaruh. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas kita yang kerap kali ditunjang dengan teknologi informasi itu sendiri yang mampu menjawab tuntutan pekerjaan yang lebih cepat, mudah, murah dan menghemat waktu.

Selain itu juga, peran teknologi  informasi sudah sangat membantu perusahaan didalam melakukan pencegahan virus corona. Perkembangan teknologi yang semakin maju dinilai memiliki dampak positif dalam menghambat penyebaran virus corona di lingkungan perusahaan.

Mungkin jika melihat angka-angka statistik jumlah penularannya, peran teknologi tidak akan terasa. Namun bayangkan jika tidak ada bantuan teknologi sejak awal virus ini muncul, korban yang berjatuhan bisa lebih banyak dari saat ini.

Peran teknologi informasi juga terlibat dalam setiap kegiatan kita sehari-hari. Dengan penerapan pembatasan interaksi, karyawan di perusahaan akan lebih bergantung pada handpone/gadget. Aktivitas sehari-hari, hiburan, hubungan sosial, hingga kebutuhan logistik bisa dengan mudah diakses melalui handpone/ gadget.

Beberapa peran  teknologi informasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona di perusahaanPT. INDOJAYA AGRINUSA DAN PT. JAPFA COMFEED INDONESIA TBK SUMATERA 2, yaitu :

  1. Kemudahan dalam Menyebarkan Informasi untuk para Karyawan

Dengan adanya media sosial seperti : website, Call Center, SMS Center, Whatsapp, Instagram dan Twitter karyawan dapat dengan mudah mendapatkan berbagai informasi atau pun pengetahuan terkait virus corona. Mulai dari

mengetahui apa itu virus corona, dari mana asalnya, apa gejalanya, hingga dapat mengetahui bagaimana proses penyebarannya.

 

Selain itu juga media sosial menjadi sebagai wadah di mana informasi-informasi dengan mudah tersebar, sehingga karyawan dapat memantau bagaimana pergerakan virus corona. Segala informasi terkait virus corona dan kebijakan- kebijakan yang dibuat untuk pencegahan virus corona disebar melalui platform media sosial.

 

Dengan penggunaan media sosial, diharapkan semua informasi dan kebijakan dapat tersampaikan dengan baik dan jelas kepada para karyawan.

  1. Memberikan Kenyamanan bagi Karyawan

Jika para karyawan adalah orang yang aktif, tentu kebijakan pembatasan sosial ini akan membuat mereka merasa tidak nyaman. Di sinilah peran teknologi untuk membuat para karyawan nyaman berada di rumah. Para karyawan bisa membuka situs web untuk mendapatkan informasi penting atau mencari data dan informasi untuk membuat ide-ide/gagasan untuk mengisi waktu luang.

Para karyawan juga bisa membaca buku secara online atau bisa belajar apa saja menambahan wawasan/pengetahuan dengan bantuan tutorial di dalam video- video yang bisa dilihat.

  1. Membantu Aktvitas Sehari-hari para Karyawan

Akibat  virus corona  yang  mewabah secara  luas,  banyak  aktivitas-aktivitas  yang akhirnya terganggu. Banyak perusahaan yang terpaksa memberhentikan/ meliburkan karyawannya.

Namun, teknologi muncul untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Dengan berbagai aplikasi yang  tersedia, kegiatan bekerja dapat kembali berjalan meskipun tidak datang ke kantor.

  1. Memantau dan Mengawasi para Karyawan

Peran teknologi terbukti dapat memudahkan pimpinan perusahaan untuk memantau/mengawasi keberadaan para karyawan untuk mencegah penyebaran virus corona. Selain itu juga dapat memantau/mengawasi kondisi kesehatan para karyawan maupun para keluarganya dari virus corona.

5.      Bersosialisasi bagi Karyawan

Mungkin peran teknologi dalam bidang sosial sudah sering digunakan bahkan sebelum adanya kebijakan pembatasan sosial. Namun, dengan kondisi seperti ini, ditambah peraturan dari pembatasan sosial, maka peran teknologi untuk bersosialisasi akan lebih terasa.

Dengan melakukan kontak dengan rekan atau keluarga secara online, akan berdampak pada kondisi mental dan suasana hati para karyawan menjadi lebih baik. Dengan bantuan media sosial, para karyawan juga dapat mengetahui bagaimana kondisi di sekitar dan keluarganya.