Terseret Arus Sungai Warga Bener Meriah Ditemukan Meninggal

EVAKUASI KORBAN - Tim gabungan mengevakuasi jenazah almarhum Yandi Saputra (30) warga Gampong Blang Panah, Kecamatan Bukit, Bener Meriah yang ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus air sungai di Krueng Samalanga, Bireuen, Selasa (25/8). AKHYAR RIZKI/ RAKYAT ACEH

BIREUEN (RA) – Yandi Saputra (30) warga Gampong Blang Panah, Kecamatan Bukit, Bener Meriah, ditemukan meninggal dunia di Krueng Samalanga kawasan Gampong Namploh Manyang, Kecamatan Samalanga, Bireuen, Selasa (25/8).

Korban tenggelam sekitar pukul 13.30 WIB saat mandi bersama keluarganya di sungai tersebut. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelamnya sekitar pukul 15.40 WIB.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Teguh Mandiri Putra S. STP mengatakan, setelah mendapatkan informasi seorang warga terseret arus sungai, tim langsung bergegas ke lokasi untuk melakukan pencarian.

Tim gabungan yang terlibat pencarian terdiri dari SAR BPBD, TNI/Polri, masyarakat dan unsur terkait lainnya. Namun, setelah melakukan penyisiran, tim berhasil menemukan korban berjarak 30 meter dari lokasi kejadian yaitu disekitar aliran sungai Batee Iliek Gampong Naploh Manyang, Kecamatan Samalanga sekitar pukul 15.40 WIB dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat melalui Kapolsek Samalanga, AKP Bahrun, dikonfirmasi Rakyat Aceh, juga membenarkan, jika seorang warga yang tenggelam telah ditemukan oleh tim gabungan.

“Tim ada yang menyelam, membawa boat dan berbagai cara lainnya. Usaha kerja keras membuahkan hasil dan tidak terlepas dengan pertolongan Allah, akhirnya korban ditemukan walaupun dalam kondisi tidak bernyawa,”ucapnya.

Kemudian, korban dievakuasi ke Puskesmas Samalanga untuk dilakukan visum. Setelah visum atas kesepakatan dengan masyarakat dan perangkat desa, korban difardhu kifayahkan oleh masyarakat Gampong Baro dan selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga. (mag84/arm)