Haul Serambi Aceh, H. Ramli MS Rekomendasikan Manajemen Dayah Mandiri

Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, saat tiba di Dayah Istiqamatuddin Babul Mu'arif Serambi Aceh, di Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Kaway XVI, Sabtu (29/8).

Meulaboh – Hadiri Haul 30 Tahun Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arif Serambi Aceh, Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, malah rekomendasikan manajemen pasantren tersebut, sebagai referensi bagi dayah lainnya. Gampong Meunasah Rayeuk, Kecamatan Kaway XVI, Sabtu (29/8).

Haul dan syukuran 30 Tahun Dayah Istiqamatuddin Babul Mu’arif Serambi Aceh tersebut, turut dihadiri Forkopimda Aceh Barat, Ketua MPU Aceh Barat, sejumlah Pimpinan Dayah se-Aceh Barat, Santriwan dan Santriwati Dayah Serambi Aceh dan undangan warga setempat.

Awalnya, Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, mengaku sangat terharu dan bahagia, karena Dayah Serambi Aceh yang didirikan pada tanggal 1 Muharram 30 tahun yang lalu itu, dapat melaksanakan Haul dan acara syukuran, bertepatan dengan peringatan Hari Asyura 10 Muharam 1442 Hijrriah. “Tempat yang baik dan hari yang baik pula. Semoga dosa-dosa kita semua diampuni oleh Allah SWT,” ucapnya..

Selaku orang nomor satu di Aceh Barat, Ramli MS sempat memohon dukungan seluruh Ulama yang hadir agar dapat mensukseskan visi dan misinya, dalam menegakkan¬†Ahlussunah Waljama’ah dan menegakkan syariat Islam secara kaffah di kabupaten itu.

“Kami juga telah menganggarkan dana di Dinas Dayah untuk mewujudkan visi dan misi ini, adalah menegakkan¬†Ahlussunah Waljama’ah dan Syariat Islam secara kaffah di Aceh Barat. Kami mohon dukungan dari Para Alim Ulama dan Santri di Aceh Barat,” pintanya.

Ramli MS mengatakan, hasil kajiannya, Dayah Serambi Aceh yang telah berumur 30 tahun ini, telah banyak melahirkan santri-santri yang unggul dan berguna bagi masyarakat serta daerah.

Bahkan, H. Ramli MS mengakui Dayah Serambi Aceh, tergolong memiliki manajemen yang sangat bagus dalam pengelolaan pasantren, dibuktikan dengan adanya koperasi dan unit-unit usaha dayah yang telah mampu membantu membiayai operasional pasantren secara mandiri.

“Bahkan telah mampu mengumrahkan sejumlah Tengku teladan dan Pengurus Dayah yang berprestasi. Saya berharap, manajemen seperti ini, dapat menjadi contoh bagi dayah lain di Aceh Barat,” rekomendasi Ramli MS.

Dikesempatan itu, H. Ramli MS, meninta kalangan Ulama dan Santri untuk dapat bersatu padu dalam membangun umat dan daerah, serta jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak luar yang ingin memecah belah persatuan umat Islam.(den)