Cabuli Anak di Bawah Umur Ditangkap

Kasatreskrim Ipda Muhammad Rizal, saat meminta keterangan pelaku pencabulan anak di bawah umur. For Rakyat Aceh

SIMEULUE (RA) – Pria lajang inisial BA (32), warga Kecamatan Simeulue Timur, berurusan dengan pihak Polisi, setelah dilaporkan oleh korbannya sebut saja nama samarannya “Bunga” (15).

BA yang diketahui merupakan pegawai kontrak daerah dan juga juga memiliki kios untuk jualan kebutuhan sehari-hari, mencabuli korban yang juga warga Kecamatan yang sama, saat membeli mie instan di kios pelaku, sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu (30/8).

Saat itu pelaku telah beritikad tidak baik terhadap korbannya, BA meminta bunga untuk mengantar uang kedalam rumah pelaku, kemudian BA memaksa korban masuk kedalam kamarnya setelah mengunci pintu kios.

Setelah berhasil memaksa bunga kedalam kamar pelaku, kemudia BA mematikan lampu, kemudian bunga kembali dipaksa untuk menonton video tidak senonoh melalui layar Handphone milik pelaku.

Hal itu dijelaskan Kapolres AKBP Agung Surya Prabowo melalui Kasat Reskrim IPDA Muhammad Rizal via pers rilis Paur Humas Polres Simeulue.

“Pelaku telah kita amankan di dalam sel Mapolres Simeulue untuk mempertanggung jawabkan perbuatan tercela itu, setelah dilaporkan korban yang masih di bawah umur,” katanya.

Masih menurut IPDA Muhammad Rizal, BA telah melakukan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, Pasal 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah peganti Undang-undang RI Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-undang RI Nomor 23 tahun 2002 menjadi Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak yang ditetapkan menjadi Undang-undang.

“Sedangkan korban pria lajang, saat ini kondisi Bunga trauma dan untuk memulihkannya kondisi mental dalam pengawasan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Simeulue. (ahi/rus).