Wabup Bantu Kitab untuk Dayah Terbakar di Nisam

SERAHKAN KITAB - Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf, didampingi Kadis Pendidikan Dayah, Tgk Abdullah Hasbullah menyerahkan bantuan kitab yang diterim oleh Pimpinan Dayah Darul Ulum, Paloh Kayee Kunyet, Kecamatan Nisam, Abon Yusuf, Senin (31/8). ARMIADI/RAKYAT ACEH.

ACEH UTARA (RA) – Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf bersama Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Tgk Abdullah Hasbullah, menyerahkan bantuan kitab untuk Dayah Darul Ulum, di Gampong Paloh Kayee Kunyet, Kecamatan Nisam, Aceh Utara, pada Senin (31/8).

Dayah Darul Ulum pimpinan Abon Yusuf itu, pernah mengalami kebakaran hebat pada Jum’at (21/2) lalu sekira puku 11.45 WIB. Akibatnya, 12 bilik dan termasuk ratusan kitab untuk pengajian ludes dilalap sijago merah. “Mudah-mudahan dengan adanya bantuan kitab kuning ini dapat bermanfaat untuk proses belajar mengajar di dayah,”ucap Wakil Bupati Fauzi Yusuf, akrab disapa Sidom Peng ini.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Tgk Abdullah Hasbullah, mengatakan, bantuan kitab yang diberikan itu sesuai dengan permohonan Pimpinan Dayah Darul ‘Ulum Abon Yusuf.
“Ada 135 set kitab yang kita berikan hari ini (kemarin,red), yakni Kitab Ihya Ulumuddin 10 set, Tafsir Jalalain 20 set, I’anatut Thalibin 25 set, Mahalli 20 set, Tuhfatul Muhtaj 2 set, Al-Bajuri 25 set, dan Al-Qur’an 30 buah,”katanya.
Sebut mantan Sekwan DPRK Aceh Utara ini, bantuan kitab itu bukan saja diberikan kepada Dayah Darul ‘Ulum, namun juga termasuk dayah di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lhoksukon serta dayah pimpinan Imam Besar Masjid Agung Lhoksukon, Walidi. “Jadi sumber dana untuk pengadaan kitab itu dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Utara, tahun 2020 sebesar Rp 70 juta.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Darul ‘Ulum, Tengku M Yusuf akrab disapa Abon Yusuf, mengucapkan terimakasih atas bantuan kitab yang telah diserahkan oleh Wakil Bupati Aceh Utara bersama Kepala Dinas Pendidikan Dayah.

“Kitab-kitab yang diberikan ini sangat bermanfaat untuk para santri, karena pasca kebakaran dayah pada bulan Februari lalu, untuk proses belajar mengajar sempat terkendala karena kitab-kitab santri ikut terbakar,”ungkapnya, seraya menambahkan, jumlah santri di Dayah Darul Ulum saat ini mencapai 500 orang, termasuk santri asal Aceh Utara sendiri dan kabupaten/kota lainnya di Aceh. (arm/ra)