SIMEULUE (RA) – ‎Kasus Covid19 di Kabupaten Simeulue, naik drastis hingga saat ini, Sabtu (5/9) resmi diumumkan telah menduduki posisi angka 15 kasus pasien positif mengidap Covid19.

Dari 15 kasus Covid19 itu, terdiri dari pasien yang berprofesi ‎petugas medis, Anak Buah Kapal (ABK) Feri dan masyarakat biasa dan warga Lanjut Usia (Lansia), hal itu disampaikan Ali Muhayatsyah SH, Jubir Covid19 Kabupaten Simeulue, saat konferensi pers, Sabtu (5/9).

‎”Bertambah kasus pasien positif Covid19 ‎di Kabupaten Simeulue, setelah terbitnya hasil sampel Swab hari ini dari Litbangkes Aceh, dengan data kasus yang lalu hingga saat ini, telah menempati urutan angka 15 kasus”, katanya.

Ali Muhayatsyah merincikan, ‎dari 41 orang sampel swab warga Simeulue yang dikirim ke Litbangkes Aceh, pada tanggal 28 Agustus 2020 lalu, dan hasil pemeriksaan sampel swab Litbangkes tersebut, dinyatakan 11 sampel swab dinyatakan Positif Covid-19 dan 30 sampel swab lainnya dinyatakan Negatif Covid-19.


Adapun 11 pasien yang dinyatakan positif Covid19 itu, yakni insial NB (24), TB (18), YR (40), FA (35), DR (62), RI (55), SY (56), LW (56), MW (17) serta Anak Buah Kapal Feri inisial SI (40) telah tiga kali swab dan hasilnya tetap positif Covid19 dan inisial RY (29) juga telah dua kali swab dan hasilnya masih postif Covid19.

Total secara data kasus Covid19 yang psotif di Kabupaten Simeulue, yakni 3 orang dinyatakan telah sembuh, 1 orang meninggal dan 11 orang masih dalam perawatan diruang isolasi, dan sebelumnya salah seorang dokter inisial ID (34) hasil swab kedua dinyatakan Negatif Covid-19 dan telah sembuh total, namun wajib menyelesaikan sisa karantina mandiri.‎

Belasan pasien Covid19 tersebut, pihak Satgas Covid19 Kabupaten Simeulue, menyebar penempatan isolasi dan perawatan pasien Covid19 itu, yakni untuk 5 orang pasien Covid19 dirawat diruang isolasi bersama 2 orang pasien positif Covid19 lainnya. 3 orang pasien lagi ditempatkan diruang isolasi Pukesmas Simeulue Timur serta 1 orang pasien Positif Covid-19 dengan kondisi fisik lumpuh di isolasi dan dirawat  salah satu ruang yang ada di kompleks rumah dinas kesehatan.

Dengan adanya kasus baru pasien positif  Covid19 itu, pihak Satgas Covid-19 kabupaten Simeulue, akan kembali melakukan tracking terhadap warga yang diduga telah bersentuhan maupun interaksi dengan pasien baru postif Covid19 setelah terbitnya swab Litbangkes Provinsi Aceh, sosialisasi dan edukasi terhadap keluarga pasien positif maupun pasien Negatif serta pasien yang telah sembuh.

“Dengan kasus baru pasien Covid19 itu, telah ada 15 kasus maka saat ini kita menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk penetapan status Zonanya, sebab biasanya bila kasus telah melewati dari 10 kasus Covid19. Kita tunggu saja”, imbuhnya.

Dengan peningkatan kasus pasien baru Covid19 itu, Bupati Simeulue menegaskan serta berharap seluruh masyarakat, untuk mematuhi Protokol kesehatan  memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, hindari keramaian, kurangi aktifitas yang tidak penting di luar rumah.

Seluruh jajaran intansi pemerintah baik vertikal dan horizontal untuk lebih rutin mengkampanyekan disiplin Protokol kesehatan sehingga dapat memutuskan penyebaran Virus Covid-19 di kabupaten Simeulue.‎ “Khsusus kepada para camat dan kepala desa untuk segera mengambil tindakan dan melaporkan jika ada indikasi warga yang terkontaminasi dan terpapar Covid-19”, tegas Erli Hasyim. (ahi).