Aliansi BEM Se-Aceh Nyatakan Sikap dan Kecam Deklarasi KAMI Wilayah Aceh

BIREUEN (RA) – Deklarasi Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) wilayah Aceh beberapa hari lalu, mendapat sorotan dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Aceh sejak tersebar luasnya banner dari KAMI.

Aliansi BEM Se-Aceh menyatakan sikap dalam konferensi pers nya melalui via Grup WhatsApp bahwa BEM Se-Aceh tidak terlibat dari deklarasi KAMI yang digelar di Banda Aceh.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Almuslim (Umislim) Bireuen, Muhammad Dian kepada Rakyat Aceh, Minggu (6/9).

“kami tidak ikut terlibat dalam Deklarasi KAMI (Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia) wilayah Aceh yang dilaksanakan tadi siang, karena kami juga kaget dengan bertebaran informasi dari selembaran brosur mereka” Ujar Dian selaku pihak perwakilan Aliansi BEM Se-Aceh.

Aliansi Bem Se-Aceh mengecam oknum yang mengklaim nama Mahasiswa Aceh. Dikarenakan poin tuntutan yang di utarakan oleh KAMI wilayah Aceh itu bertolak belakang dengan Aliansi BEM Se-Aceh.

“Kami tidak pernah melakukan kajian bersama mereka yang telah mendeklarasikan diri mengatas namakan mahasiswa Aceh. Aliansi BEM Se-Aceh sepakat menolak keterlibatan dalam aksi KAMI (Koalisi Aktifis Mahasiswa Indonesia) wilayah Aceh yang terdiri dari seluruh kampus yang berada di Aceh,” sebut Aktivis Bireuen itu.

Berikut daftar BEM yang sepakat menolak keterlibatan dalam aksi Deklarasi KAMI wilayah Aceh, BEM Unimal, BEM Unsyiah, DEMA UIN Ar-Raniry, BEM UTU, DEMA IAIN Lhokseumawe, DEMA IAIN Langsa, PEMA al-washliyah, BEM ISBI Aceh, BEM Poltekkes, BEM Unida, PEMA USM, PEMA Unmuha, BEM STKIP Muhammadiyah Abdya, BEM AL-Muslim Bireuen, BEM Unsam, PEMA USCND Langsa dan BEM Abulyatama Banda Aceh. (akh)