Bupati Harapkan Pendidikan Wartawan

Bupati Abdya Akmal Ibrahim saat memberikan sambutan dalam Konfercab ke I PWI Abdya, di aula arena motel, Senin (7/9). (rahmat/rakyat aceh).

BLANGPIDIE (RA) – Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH, mengharapkan pendidikan yang handal dan profesional bagi para wartawan khususnya di Kabupaten setempat.

Harapan itu disampaikan Bupati Akmal dalam sambutan sekaligus pembukaan Konfercab ke I PWI Abdya, yang berlangsung di Aula Arena Motel, Kota Blangpidie, Senin (7/9).

Ia menyebutkan, dulu PWI itu sangat berpengaruh untuk menjadi anggota saja syaratnya harus sarjana. Wartawan itu dituntut untuk selalu resah dengan segala persoalan yang ada.

“Orang yang sombong dengan lingkungan tidak bisa jadi wartawan karena wartawan itu orang yang selalu resah dengan segala persoalan,” ungkapnya.

Menurut Akmal, wartawan harus menjadi orang yang merdeka dalam berfikir. Dalam perusahaan pers ketepatan waktu itu sangat penting. Dengan demikian, PWI harus merubah strategi agar menjadi wartawan yang intelektual, lugas serta terpercaya.

“Wartawan itu bertanggung jawab pada hati nurani nya sendiri. Ia harus mampu menilai dan mengkaji untuk mendalami sebuah kebenaran informasi. Pers itu adalah lembaga pencerdasan untuk publik. Maka dari itu, saya berharap PWI dapat berubah serta berbenah kedepannya agar lebih baik dan berkualitas,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh Tarmilin Usman menyampaikan, PWI Abdya hingga saat ini masih belum memiliki kantor sendiri jika dibandingkan dengan PWI kabupaten/kota lainnya di Aceh.

“Dengan adanya kantor PWI, lanjut Tarmilin akan menjadi wadah untuk membina profesionalitas agar mampu menjadi wartawan yang berkompeten,”paparnya.

Menurutnya, menjadi anggota PWI itu harus lulus uji kompetensi. “Yang belum lulus tidak bisa diterima menjadi anggota PWI,” sebutnya. (mat/rus).