Seorang Pria Mengamuk di Lhokseumawe Ternyata Sering Keluar-Masuk RSJ Banda Aceh

DIBAWA KE RSJ - Boy (35) seorang pemuda Gampong Pusong Baro, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, yang mengalami gangguan jiwa dibawa ke RSJ Banda Aceh, Ahad kemarin. FOR RAKYAT ACEH

LHOKSEUMAWE (RA)- Boy (35) pria asal Gampong Pusong Baro, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, yang mengamuk membawa parang dan menghancurkan mobil di Lhokseumawe, ternyata sudah sering keluar masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh.

Kapolres Lhokseumawe, AKPB Eko Hartanto melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Irwansyah, mengatakan, pria gangguan kejiwaan itu setelah diamankan ke Polsek pada siang kemarin, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh.

“Usai kejadian perusakan mobil di Jalan Pase Lhokseumawe, kita amankan si Boy bersama warga, lalu kita hubungi perangkat gampong Pusong Baro dan pihak puskesmas. Akhirnya, si Boy dirujuk ke RSJ Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan,”ucap Iptu Irwansyah.

Sebut dia, berdasarkan informasi dari keluarga, si Boy sudah sering keluar-masuk RSJ Banda Aceh untuk merobat. Boy mengalami gangguan jiwa sejak enam tahun lalu setelah ibunya meninggal dunia dan ayahnya juga sudah lama meninggal dunia.

Sementara Fitriah, Mak Cik Boy kepada wartawan mengungkapan, adik si Boy bernama Fahmi juga mengalami gangguan jiwa. Namun, bedanya Fahmi tidak seperti si Boy yang menggangu orang lain. “Hari-harinya, si Boy pulang kerumah untuk makan saja dan ia juga ada menjual ikan di pasar, kalau sedang jualan ikan maka orang tidak tau kalau mengalami gangguan kejiwaan,”ujarnya.

Sebutnya, dulunya si Boy juga pernah mengamuk dan memukul orang hingga berdarah. Kemudian, keluarga harus mengobati korban dan mengganti kerugian karena perbuatan si Boy. Bukan hanya itu, jelas Fitriah, pada awal tahun 2019 lalu, pernah menggorok lehernya sendiri dengan menggunakan pisau. Lalu pergi ke Puskesmas untuk meminta dijahit lehernya dari bekas luka gorok.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria yang mengenakan baju merah dan celana pendek mengamuk di Jalan Pase, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Ahad (6/9) siang. Akibatnya, satu mobil dihancurkan dengan menggunakan parang dan satu mobil lagi dikejar dan merusak kaca depan mobil.

Aksi pria gangguan jiwa itu viral dimedia sosial dan vidoenya yang direkam oleh masyarakat beredar di grup WhastApp. Dalam vidoe itu terlihat jelas pria itu membawa parang dan sambil berjalan memecahkan mobil warna putih yang terparkir di Jalan Pase Lhokseumawe. Kemudian, masuk ke warung kopi QBO dan memecahkan gelas dan membuat onar.

Lalu, keluar warung dan berjalan serta mengejar sebuah mobil yang berada dijalan dan sempat memecahkan kaca bagian depan mobil tersebut. Tak lama kemudian, aparat Kepolisian dari Mapolres Lhokseumawe, tiba dilokasi dan langsung mengamankan untuk menghindari amukan massa.

Sedangkan, mobil yang pertama dihancurkan milik Masriadi (35) warga Panggoi Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, jenis mobil Brio putih bernomor polisi BL 1892 J. Kemudian mobil Afdhal (31) warga Desa Cinta Damai Kecamatan Wih Pesan, Bener Meriah, yakni mobil avanza bernomor polisi BL 465 LC. (arm/ra)