Kepala Pukesmas Meukek Dinilai Oteriter Kepada Bawahan

TAPAKTUAN (RA) – Kepala Puskesmas (Kapus) Meukek, berinisial DR dinilai oteriter kepada bawahanya. Pasalnya, Kepala Puskesmas tersebut dinilai semena-mena memindahkan staf yang bukan ahli dibidangnya serta memberi sanksi kepada staf atau petugas yang lagi sakit.

” Sikapnya sangat disayangkan, tidak mencerminkan sosok seorang Kapus (Kepala Pukesmas) yang merakyat namun sebaliknya arogan dan terkesan otoriter. Apalagi terdengar isu Kepala Puskemas (Kapus) Meukek tersebut bukanlah warga asli Aceh Selatan melainkan warga daerah Provinsi lain,” kata Yurisman salah satu anggota pengurus Persatuan Jurnalis Indonesia

(PJI) Kabupaten setempat, Rabu, (9/9).

Ia mengatakan, kita sangat menyayangkan sikap Kepala Puskesmas Meukek yang semena-mena meberikan sanksi kepada petugas dengan sewena-wena.

“Juga Ia selaku Kepala Puskesmas Meukek dengan mudah  memindahkan staf bukan di bidang kerjanya  sesuai SK nya,” sebut Yuris.

Menurut Yuris, banyak laporan warga Meukek terkait pelayanan di Puskesmas tersebut yang dinilai tidak bisa memenet anak buahnya yang bekerja disana.

” Masyarakat Meukek. dalam hal ini, menilai  Kepala Pukesmas Meukek tersebut dinilai tidak mampu mengelola manajemen sesuai harapan Bupati Azam,” tegas Yuris. 

“Oleh Sebab itu, kita minta kepada Pimpinan Daerah (Bupati) Tgk Amran melalui Dinkes Aceh Selatan untuk segera mencopot jabatan Kepala Puskesmas Meukek tersebut,” pungkasnya.

Dan kata Yurisman apalagi banyak putra daerah Aceh Selatan yang siap dan mampu secara manajemen memimpin sebuah Puskesmas yang merakyat sesuai visi dan misi Bupati Azam tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan Kepala Puskesmas (Kapus), Meukek drg Dede Rinaya belum bisa dikonfirmasi saat ditelpon ke no HP miliknya terdengar deringnya lagi sibuk.(Yat)