Kantor Bupati Aceh Besar Dibuka Kembali

Kantor Bupati Aceh Besar di pusat Kota Jantho ditutup selama 10 hari dan aktivitas dialihkan ke Gedung Dekranasda di Jalan Blang Bintang, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya. (tarmizi/rakyat aceh)

ACEH BESAR (RA) – Kantor Bupati Aceh Besar akan diaktifkan kembali Jumat (11/9) mendatang, setelah ditutup sementara 10 hari untuk disterilisasi, mencegah penyebaran virus corona disease 2019 (COVID-19).

Sebelumnya selama 10 hari semua aktivitas administrasi dan pelayanan di kantor bupati dipindahkan di gedung Dekranasda Aceh Besar Gampong Gani Kecamatan Ingin Jaya.
Hal tersebut diungkapkan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar Muhajir SSTP MPA pada saat rapat evaluasi terkait proses pembelajaran sekolah di Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Rabu (9/9).

“Insya Allah, Jumat 11 September 2020, kita mulai aktif kembali di tempat semula di Kantor Bupati Aceh Besar di Kota Jantho”, katanya.

Masih menurutnya, selama 10 hari, kantor bupati sudah dilakukan empat kali penyemprotan disinfektan dan sudah dipastikan steril.

Seperti diketahui, pasca meninggalnya Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Iskandar (26/8) lalu yang terindikasi positif terjangkit virus Corona, Kantor Bupati Aceh Besar di Kota Jantho ditutup total selama 10 hari.

Dalam upaya mencegah penyebaran Covid, sebut Pemerintah Aceh Besar meminta semua pihak dan masyarakat untuk bersama-sama mencegah dan memutuskan rantai penyebaran virus tersebut, sehingga pandemi ini bisa cepat berakhir.

Ia menyebutkan, suatu upaya menghentikan penyebaran virus corona dengan tetap mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, selalu cuci tangan pakai sabun, hindari sentuhan fisik dan kerumunan. (mag-83/min)