Wacana Buka Sektor Wisata di Simeulue

Rakyat Aceh

Dipending Kembali

SIMEULUE (RA) – Sektor Pariwisata di Kabupaten Simeulue, semakin terpuruk, setelah kasus Covid19 meningkat di wilayah Provinsi Aceh, yang awalnya diwacanakan akan kembali dibuka pasca Lebaran Idul Adha, atau bertepatan di bulan Agustus 2020.

Masih ditutup dan belum dibukanya sektor pariwisata, khususnya untuk pelancong dari luar negeri maupun dalam negeri.

“Masih ditutup sektor pariwisata di Kabupaten Simeulue, ini akibat kembali meningkatnya kasus Covid19 di seluruh wilayah daerah, termasuk Kabupaten Simeulue. Padahal awalnya diwacanakan akan dibuka pada bulan Agustus lalu, setelah lebaran Idul adha,” kata Abdul Karim, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simeulue, kepada Harian Rakyat Aceh, Minggu (13/9).

Masih menurut Abdul Karim, sektor Parwisata merupakan salah satu penyumbang PAD dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Simeulue, pelaku usaha resort, usaha penginapan dan usaha sektor perekonomian lainnya.

Diharapkan para pelaku usaha sektor pariwisita di Kabupaten Simeulue untuk tetap patuhi aturan protokol kesehatan Covid19 dan keputusan resmi oleh Pemerintah setempat dan masih ditutup khusus kunjungan pelancong asing maupun pelancong dalam negeri.

“Diharapkan para pelaku usaha sektor parwisita untuk tetap bersabar dan patuhi aturan protokol kesehatan Covid19 serta keputusan resmi masih ditutupnya kunjungan pelancong asing dan pelancong dalam negeri ke Simeulue. Apabila ada yang melanggar itu bukan tanggungjawab daerah dan resiko bagi yang melanggar,” imbuhnya.

11 Orang Pasien Covid19 dinyatakan sembuh

Sementara Jubir Covid19 Kabupaten Simeulue, Ali Muhayatsyah menyebutkan dalam Press Releasenya, s?esuai dengan pedoman pencegahan dan pengendalian Covid 19, maka hasil perawatan, dan observasi oleh tim medis DPJP RSUD Simeulue dan Dinas kesehatan provinsi dan kabupaten Simeulue.

“Maka terhadap 11 orang pasien yang terkonfirmasi Covid19, setelah lebih dari 10 hari sejak pengambilan spesimen swabnya, maka dinyatakan telah pulih, sehat dan tidak bergejala? dan resmi dpulangkan ke rumahnya masing-masing, dengan persyaratan wajib menjalani isolasi tambahan dirumahnya,” jelasnya.

Adapun 11 org pasien Positif Covid-19 yang dinyatakan resmi telah sembuh oleh tim medis DPJP RSUD Simeulue itu yakni, adalah, NB, (24), RY (29), YR (40), FA (35), DR (62), RI (55), SY (56), SI (4), LW (56) dan MW (17). Kesebelas pasien dinyatakan sembuh itu tercatat dan tinggal di Kecamatan Simeulue Timur, yang merupakan wilayah terpadat penduduk.

11 pasien positif Covid-19 kabupaten Simeulue dinyatakan sembuh dan telah dipulangkan dua gelombang kerumahnya masing-masing, yakni 3 orang pasien Positif Covid-19 yang awalnya menjalankan karantina dan perawatan medis di PKM Simeulue timur, dikembalikan pada hari Kamis 10 September 2020 pukul 14.30 WIB.

Pemulangan gelombang kedua untuk 8 pasien Positif Covid-19 kerumahnya masing-masing yang awalnya di rawat tim medis di RSUD kabupaten Simeulue, Jum’at 11 September 2020, sekira pukul 15.00 WIB.

“Telah sembuh 11 orang pasien positif Covid19 dan telah dipulangkan kerumahnya masing-masing,” kata Jubir Covid19 Kabupaten Simeulue. (ahi/rus).