Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyampaikan sambutan pada saat kunker di puncak gunung singgah mata, antara Abdya dengan Gayo Lues pada Minggu (13/9) malam. Rakyat Aceh/rahmat.

BLANGPIDIE (RA) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah berjanji bahwa proyek multiyears jalan penghubung antara Kecamatan Babahrot Kabupaten Abdya, dengan Gayo Lues akan dibangun pada bulan November 2020 ini dengan anggaran sebanyak Rp 500 milyar.

Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kepada Bupati dan Forkopimda Abdya pada saat agenda kunker Nova Iriansyah ke beberapa wilayah Aceh, salah satunya Abdya, tepatnya dikawasan puncak gunung singgah mata, antara Abdya dengan Gayo Lues pada Minggu (13/9) malam.

Pada kesempatan itu, Nova menyebutkan, pengerjaan jalan tersebut sudah layak dilakukan karena kondisi yang sudah rusak parah. Apalagi, jalan tersebut menjadi akses utama bagi warga.

Menurutnya, kehadiran jalan ini dapat mempererat silaturahmi kedua kabupaten lantaran banyak pedagang dari Abdya menggunakan akses ini untuk menjual ikan segar ke Gayo Lues dan sekitaranya, sebaliknya juga banyak pedagang dari Gayo Lues menjual hasil alam mereka ke Abdya.

“Jadi jika jalan seperti ini selain resiko sangat besar, juga barang dagangan tidak sampai cepat. Ini bisa-bisa ikan dari Abdya busuk baru sampai,” ucapnya.

Dengan terbangunnya jalan ini, katanya, maka manfaatnya sudah sangat nyata terlihat yakni dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan jalan ini merupakan impian yang telah dinanti-nanti sejak lama oleh masyarakat.

Nova menyebutkan, meskipun wabah corona terus mengamcam beberapa negara, namun semangat untuk membangun tidak pernah kendur.

“Saya mengapresiasi dan bersyukur bahwa semangat kita membangun di tengah-tengah rintangan tetap tegar dan pantang surut,” ujarnya.

Menurutnya, tersambunya tali silaturrahmi dan silaturrahim antar umat ditandai dengan pertukan cabe, dan ikan bagus dan segar. “Yang disambung silaturrahmi walaupun subtansinya adalah ekonomi,” sebutnya.

Disebutkan Nova, kunjungan kerja tersebut adalah sesuatu yang rutin, namun sudah lama tertahan karena Covid. Kendatipun demikian, sehingga kita tidak perlu menunggu Covid berakhir, akan tetapi kita tetap disiplin mengikuti protokol kesehatan.

“Kita harus melakukan tugas-tugas sebagai pengabdian negara yang sedang mandapat amanah,” tuturnya.

Kata Nova, salah satu yang paling relefan adalah pembangunan jalan. Gagasan ini yang sudah lama digagas oleh para leluhur kita dengan membuka badan jalannya dengan berbagai tantangan waktu itu terhadap aktivis lingkungan.

“Beberapa kali digugat habis-habisan, namun alhamdulillah gagasan itu terwujud. Tapi tentunya sebuah gagasan itu tidak cukup berhenti dilangkah awal saja. Akan tetapi harus mencapai tujuan atau Goll,” sebutnya.

Nova memohon bantuan kepada semua elemen agar tidak banyak hal yang tidak diinginkan, dengan tujuan agar pembangunan yang akan dibangun tersebut dapat terwujud.

Sebelumnya, Bupati Abdya Akmal Ibrahim mengungkapkan fakta di hadapan Plt Gubernur beserta rombongan. Ia menyebutkan bahwa, jalan Babahrot ke Trangon tersebut saban hari dilalui oleh ratusan masyarakat termasuk para muge.

“Para muge yang membawa barang-barang dari Abdya untuk kebutuhan di Gayo Lues. Dan sebaliknya dari Gayo Lues membawa barang-barang untuk kebutuhan masyarakat Abdya. Hidup perekonomian masyarakat dengan dengan jalan ini,” katanya.

Seperti contoh katanya, seperti harga cabe di Abdya yang tidak pernah stabil jika cabe di Gayo Lues tidak masuk ke Abdya. “Dan Gayo Lues juga akan kesulitan dengan ikan segar, dan berbagai prodak-prodak pertanian dan sebagainya jika tidak datang dari Abdya. Harga-pun akan kemahalan,” sebutnya.

Selain itu, Bupati Akmal juga menyebutkan fakta dan mengulang sejarah silam yang pernah dibincang-bincangkan bersama Irwandi Yusuf sebagai Gubernur dan Nova Iriansyah sebagai Wakil Gubernur, setelah sesaat pelantikan dirinya sebagai Bupati pada tahun 2017 lalu. “Dan Pak Plt juga pernah meninjau jalan ini,” bebernya. (mat/rus).