Rakyat Aceh

LHOKSUKON (RA) – Tak bertani tapi nyambi jual sabu. Akhirnya dibekuk ketika sedang melakukan transaksi di sebuah warung warga di Gampong Gelanggang Baroh, Kecamatan Lapang, Aceh Utara, Selasa malam (15/9).

Kedua petani asal Kecamatan Tanah Pasir, yang dibekuk tim Opsnal Sat Resnarkoba yakni Dedi Bin Syardani (25) dan Sapria Putra Bin Nurdin (23). Dari kedua tersangka ditemukan barang bukti satu paket narkoba jenis sabu seberat 46,93 gram. Kemudian dua HP serta satu unit sepeda motor Yamaha jenis Vixion BL 5836 JL.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Narkoba AKP M Daud yang dihubungi Rakyat Aceh, Rabu siang (16/9) membenarkan penangkapan tersebut.

Sedangkan kronologis penangkapan berawal dari tim Opsnal Sat Resnarkoba Aceh Utara, mendapat informasi dari masyarakat setempat tentang adanya pelaku bandar narkoba jenis sabu yang sangat meresahkan masyarakat Gampong Gelanggang Baroh.

Tak hanya itu, kedua petani ini pun juga menjadi target operasi (TO) Sat Narkoba. Bahkan pelaku sering bekerja sama dengan bandar narkoba dalam hal memperjual belikan narkotika jenis sabu. Lebih lanjut dikatakan, setelah dilakukan penyelidikan sekira pukul 20,00 WIB, tim opsnal melakukan penangkapan. ”Saat para tersangka hendak bertransaksi di Gampong Gelanggang Baroh,” kata AKP M Daud.

Hasil introgasi di lapangan, pelaku mengakui akan memperjual belikan narkotika jenis sabu tersebut. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke ruang Sat Resnarkoba Aceh Utara, untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.(ung/arm)