Rakyat Aceh/Ray Iskandar Petugas memberi teguran kepada pengunjung cafe yang tidak memakai masker, Selasa (15/9) malam.

LANGSA (RA) – Tingkat kesadaran masyarakat untuk menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) di Kota Langsa mulai tumbuh, namun masih ada yang tidak memakai masker saat berada di tempat keramaian, seperti warung kopi (Warkop) dan cafe.

Buktinya, saat tim gabungan dari Polres Langsa, TNI dan Satpol PP melakukan Operasi Yustisi , didapati puluhan masyarakat yang didominasi remaja tidak menggunakan masker saat nongkrong di cafe.

“Untuk malam perdana ini, kita razia seputaran Jln. A. Yani Kota Langsa, Pos Kupi dan pusat jajanan kuliner,” kata Kapolres Langsa AKBP Giyarto,SH, SIK melalui Kabag Ops AKP Dheny Firmandika, S Ab,SIK, disela-sela razia, Selasa (15/9) malam.

Dijelaskan, Operasi Yustisi dilaksanakan dalam rangka memberikan sosialisasi imbauan kepada masyarakat agar mematuhi Peraturan Walikota Langsa Nomor 31 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Kepala Daerah dalam rangka Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian penyebaran Covid-19.

“Kita selalu menghimbau kepada masyarakat agar tetap memakai masker saat keluar rumah, jaga jarak serta jauhi kerumunan dan sering cuci tangan dengan sabun,” ujarnya.

Dalam kegiatan razia tersebut, petugas juga mengingatkan pemilik usaha cafe atau warkop agar menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer untuk para pengunjung, yang lebih penting lagi menerapkan social distancing atau menjaga jarak sesama pengunjung.

Kabag Ops melanjutkan, saat melakukan razia petugas menemukan 30 pengunjung warkop yang tidak menggunakan masker. Mereka langsung diberikan teguran keras serta diingatkan untuk selalu memakai masker setiap berada di luar rumah.

“Kunci mencegah Covid-19 ada pada kedisiplinan, termasuk dalam memakai masker. Hal inilah yang kami sikapi dengan melakukan razia.” Pungkasnya. (ris/ra)