Direktur RSUD Langsa, dr Fardhiyani.

 IGD Rumah Sakit Ditutup

Quote: Direktur RSUD Langsa, dr Fardhiyani
“Jadi mulai tanggal 16 September hingga 26 September 2020 mendatang IGD Umum RSUD Langsa kita tutup sementara karena ada 11 tenaga medis terkonfirmasi positif COVID-19.”

LANGSA – Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa dinyatakan ditutup sementara oleh pihak manajemen menyusul 11 tenaga medis terkonfirmasi positif terpapar COVID-19.

 
Direktur RSUD Langsa, dr Fardhyani, Kamis, (17/9) yang dikonfirmasi Rakyat Aceh menyebutkan, 11 tenaga medis positif terpapar COVID-19 ini terdiri dari empat dokter, lima perawat dan dua petugas penunjang.

Dikatakan, dalam rangka sterilisasi 10 hari ke depan IGD Umum RSUD Langsa ditutup. “Jadi mulai tanggal 16 September hingga 26 September 2020 mendatang IGD Umum RSUD Langsa kita tutup sementara karena ada 11 tenaga medis terkonfirmasi positif Covid 19.”

Selanjutnya, saat ini 11 tenaga kesehatan (nakes) yang terpapar dan positif covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG) sudah dilakukan isolasi mandiri.

Menurrutnya, berat dugaan mereka terpapar, karena kontak dengan pasien positif covid-19 yang dirawat di RSUD Langsa ini, karena pasien dimaksud tidak jujur ada kontak sebelumnya dengan orang yang positif COVID-19.

Namun, yang mengkhawatirkan saat ini, ke 11 tenaga kesehatan positif COVID-19 tersebut juga sudah kontak erat dengan 300 tenaga kesehatan lainnya di RSUD Langsa.
Selain itu, tenaga kesehatan rumah sakit ini juga terkontak erat dengan pasien positif COVID-19 yang dirawat di RSUD Langsa tersebut.

Ditambahkan Fardhyani, masalah terbesar dihadapi pihak RSUD Langsa saat ini adalah kekurangan SDM atau petugas medis. Terpaparnya nakes sedemikian besar ini, secara tidak langsung RSUD Langsa hampir boleh dikatakan sudah menjadi kluster baru transmisi COVID-19.

Menurutnya, ada satu alternatif lain yaitu Pemko Langsa melakukan MoU dengan pihak Labkes Unsyiah agar minimal memberikan 1.000 kuota swab cepat supaya pihaknya dapat kepastian lebih cepat, apakah nakes RSUD Langsa yang akan di-swab, apakah positif atau negatif dari hasil swab PCR tersebut.

Terpisah Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan COVID 19 Kota Langsa, Yanis Prianto merincikan data tentang COVID 19 yakni Self Monitoring 2 orang, kontak erat rapid non reaktif dipantau 145 orang, kontak erat rapid reaktif dipantau 28 orang, PDP/Suspect 29 orang, COVID 19 Lab Negatif 0, COVID 19 Lab Positif 14 orang pasien positif Sembuh 23 orang dan dirujuk 0.

“Kita minta semua warga dapat terus mematuhi prokes, jaga jarak, gunakan masker dan jaga pola hidup sehat,” imbuh Yanis. (ris/min)