KUTACANE (RA) – Memutuskan mata rantai penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Aceh Tenggara, Bupati dan Wakil Bupati daerah ini jalani uji usap atau swab, Kamis (17/9).

Kabag Humas dan Protokoler Setdakab Aceh Tenggara, Zulfan Harijadi Sekedang mengatakan, pelaksanaan swab dilakukan itu, mengantispasi penularan covid-19 dikabupaten ini pasca Sekda Mhd Ridwan dan Kadis Disperindag Ramisin, dinyatakan positif covid-19 oleh Litbangkes Aceh, beberapa waktu lalu.

“Uji usap atau swab ini di ikuti oleh bapak Bupati Raidin Pinim dan pak Wakil Bupati Bukhari,” kata Zulfan Harijadi Sekedang, kepada Rakyat Aceh.

Selain Bupati dan Wakil bupati, tes swab juga dilakukan terhadap sejumlah ajudan dan pantup keduanya, begitu juga sejumlah ASN dilingkungan pemerintah daerah tersebut.
“Uji usap atau swab yang digelar itu sebagai upaya meminimalisir penularan virus covid-19 di lingkungan pemerintah Aceh Tenggara,” katanya lagi.

Disisi lain, diagnosis covid-19 swab yang dilakukan Bupati sebagai bentuk komitmen pimpinan terhadap bawahan dan penegakan peraturan yang telah ditetapkan di Kabupataen Aceh Tenggara.

Bahkan, Bupati meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara tanpa terkecuali agar untuk segera melakukan test swab.

“Untuk hasilnya telah dikirim ke Litbangkes Aceh dan hasilnya akan diketahui 10 hari mendatang,” terangnya lagi.

Ia menambahkan, test swab dilakukan untuk mengetahui hasil akhir dari pemeriksaan tersebut menunjukkan ada tidaknya virus covid-19 dalam tubuh seseorang.

Sebelumnya Mhd Ridwan, Sekda Aceh Tenggara di kabarkan positif covid-19. Hal itu diketahui berdasarkan data hasil swab tes, Balitbangkes Provinsi Aceh diterima pihak RSUD H Sahudin Kutacane.

Selain Sekda, covid-19 juga terkonfirmasi positif pada hasil swab tes terhadap kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Tenggara diketahui Ramisin. Namun, keduanya kini telah dilakukan isolasi secara mandiri. (val/bai)