Kasat Reskrim sedang memberikan keterangan pers terkait pembobol ruko, Kamis (17/9). BAHTIAR HUSIN/RAKYAT ACEH

LANGSA (RA) – Satuan Reskrim Polres Langsa mengamankan dua orang maling spesialis pembobol rumah toko (ruko) yang selama ini beraksi di wilayah hukum Polres Langsa.

“Kedua tersangka ini masing-masing SY (44) warga Gampong Blang Seunibong, Kecamatan Langsa Kota dan RS (37) warga Gampong Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat.

Bersama tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa obeng yang digunakan untuk merusak pintu ruko, sejumlah uang tunai hasil jarahan dan sepeda motor yang digunakan saat beraksi,” ujar Kapolres Langsa AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu. Arief Sukmo Wibowo, SIK saat ekpos pelaku di Mapolres Langsa, Kamis (17/9).

Dijelaskan, terungkapnya kasus pembobol ruko berawal dari laporan korban pengusaha ruko dalam beberapa bulan terakhir. Dimana sejak Juli sampai Agustus 2020, empat ruko usaha tekstil, sembako dan swalayan berhasil di bobol oleh kedua pelaku.

Lanjutnya, penyelidikan atas laporan tersebut, akhirnya tim Reskrim Polres Langsa berhasil mengidentifikasi kedua pelaku. Dari pengungkapan ini, pelaku berhasil diamankan saat sedang berada di kawasan pasar ikan Kota Langsa pada Rabu (16/9) sekira pukul 05.00 Wib pagi.

“Kedua tersangka ini telah beraksi pada empat toko, pertama pada 29 Juli 2020 terhadap toko kain My tex Langsa dan menjarah sebanyak Rp. 71.350.000. Kedua pada 19 Agustus 2020 terhadap toko Puncak Timur dan menjarah Rp. 25.000.000, ketiga pada 27 Agustus 2020 terhadap toko beras Teratai Langsa dan menjarah Rp. 5.000.000, serta keempat pada 10 September 2020 terhadap toko Alfamart dan menjarah Rp.3.091.000,” ungkap Arief lagi.

Tambahnya, saat melakukan penjarahan pelaku mengambil uang tunai dan barang-barang berharga dengan total kerugian korban dari empat TKP mencapai Rp104 juta. Uang hasil jarahan tersebut digunakan oleh tersangka untuk membeli narkoba dan kebutuhan sehari-hari. (dai/ra)