Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Inf. Dimar Bahtera, S.Sos. M.A.P, memimpin langsung patroli masker di seputar Meulaboh, Sabtu (19/9) malam.

Meulaboh – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Barat meningkatkan masker dan mensosialisasikan Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan, upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 di tengah masyarakat. Sejumlah cafe, warung kopi dan pusat-pusat keramaian Kecamatan Johan Pahlawan, di razia, Sabtu (19/9) malam.

Patroli yang dipimpin langsung Dandim 0105 Aceh Barat Letkol Inf. Dimar Bahtera, S.Sos. M.A.P, dengan menyasar sejumlah warung kopi, café dan tempat kerumunan massa lainnya di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan.

Dalam kesempatan tersebut Tim Gugus Tugas tampak mengimbau dan memberikan pengarahan melalui pengeras suara terkait sanksi-sanksi yang tertera di dalam Perbup Nomor 32 Tahun 2020. Selain itu Tim Gugus juga melakukan penegakan disiplin dengan memberikan teguran lisan bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker yang sedang melintas di jalan raya dan di tempat-tempat usaha serta mengatur jarak duduk pengunjung.

Disela-sela kegiatan, Dimar kegiatan patroli demikian, merupakan aksi kedua kalinya, sejak dikeluarkannya Peraturan Bupati Nomor 32 Tahun 2020 pada tanggal 14 September 2020.

“Dalam patroli ini kita pastikan Perbup itu dilaksanakan di tempat-tempat kerumuman massa seperti cafe, pasar, warung kopi dan tempat lainnya, kita yakinkan pengunjung dan pengusaha memahami sanksi-sanki yang tertera di dalam Perbup, papar Dimar.

Diharapkan, dengan sosialisasi Perbup dan patroli masker, warga dapat memahami konsekuensi dari regulasi tersebut, terutama kepada pemilik usaha dan pengunjung. “Akan langsung diterapkan sanksi, mulai dari sanksi teguran verbal maupun tertulis, kemudian sanksi sosial seperti membersihkan masjid dan sebagainya, denda dan terakhir sampai pemilik usaha akan dicabut izin usahanya” imbuh Dimar.

Lebih lanjut Dimar mengatakan, pihak Gugus Tugas akan membuat selebaran yang akan diedarkan ke masyarakat yang menerangkan tentang sanksi, khususnya kepada pemilik usaha, sehingga pemilik usaha yang nantinya akan membantu untuk mensosialisasikan Perbup tersebut serta menertibkan masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan di tempat usahanya.

“Kami juga meminta dukungan rekan-rekan media untuk mensosialisasikan dan menyampaikan kepada masyarakat terkait dengan Perbup ini, termasuk melalui sosial media dan website- website lainnya” tutup Dimar. (den)