Bupati dan Wabup Dalam Penyembuhan Covid-19

Ahmadlyah SH, Sekda Simeulue.

Sekda Simeulue: Roda Pemerintahan Tidak Terganggu

SIMEULUE (RA) – Aktifitas Pemerintahan di Kabupaten Simeulue, tidak terganggu dan berjalan normal, pasca Bupati Erli Hasyim dan Wakil Bupati Hj Afridawati, dinyatakan positif Covid19 yang saat ini sedang mejalani masa perawatan.

“Tidak terganggu pelayanan tetap normal di Kantor Bupati maupuan SKPK dan Kantor lainya di Pemerintahan di Kabupaten Simeulue,” jelas Sekretaris Daerah, Ahmadlyah SH, didampingi Ali Muhayatsyah SH, Jubir Covid19 setempat, kepada Harian Rakyat Aceh, Senin (21/9).

Alhamdulillah, kata dia, roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu berjalan normal tanpa kendala. Semoga cepat lekas sembuh pak Bupati dan bu Wakil Bupati, yang saat ini sedang menjalani masa penyembuhan dari Covid19 di Banda Aceh.

Dia juga menambahkan masa pandemik Covid19 tersebut, Pemerintah Kabupaten Simeulue telah menerapkan pola kerja di kantor Bupati maupun kantor SKPK dan kantor lainnya, para pegawai atau staf dibagi jadwal atau shift kerja masuk kantor untuk melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara.

Ahmadlyah SH, mengingat pegawai maupun staf tidak melalaikan tugasnya dengan alasan karena Covid19, dan patuhi aturan protokol kesehatan Covid19 untuk upaya memutuskan dan menghentikan penyebaran virus asal Tiongkok tersebut, hingga warga Simeulue juga terpapar Covid19.

“Untuk pola kerja pegawai dan staf dengan sistim shift, baik itu di kantor bupati maupun di kantor SKPK lainnya dan jangan melalaikan tugasnya dengan alasan pandemik Covid19, harus patuhi protokol kesehatan. Dihimbau kepada masyarakat juga tidak lalai, sebab bila kita semua lalai maka tidak tertutup kemungkinan virus Covid19 makin meluas,” imbuhnya.

Sementara untuk saat ini, dengan jumlah 79 kasus Covid19 ?tersebut, posisi “zona orange” disandang Kabupaten Simeulue, dan hanya selangkah lagi telah masuk pada posisi “zona merah”.

“Dengan jumlah 79 kasus, saat ini posisi Kabupaten Simeulue pada posisi status Zona Orange, selangkah lagi masuk pada posisi status Zona Merah. Ini diperlukan kesadaran seluruhnya yang mendiami pulau Simeulue, tentang bahaya Covid19,” kata Ali Muhayatsyah SH, Jubir Covid19 Kabupaten Simeulue.(ahi/rus).