Sekda Aceh Barat Marhaban SE, saat sedang Swab di Lab Kesda Meulaboh, Kamis (24/9).

Meulaboh – Sebanyak 145 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Setdakab Aceh Barat, menjalani tes Swab massal demi memastikan siapa saja pegawai yang mulai terpapar virus tersebut. Diagnosa ini diterapkan, usai Bupati setempat dinyatakan Positif terinfeksi Covid-19. Lab Kesda Meulaboh, Kamis (24/9).

Dari 145 ASN yang menjalani Swab, adalah Sekda Aceh Barat Marhaban SE, beberapa Staf Ahli, sejumlah Assisten, sejumlah Kepala Bagian (Kabag), berikut Staf dan Tenaga Harian Lepas (THL) lingkup Setdakab Aceh Barat.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Barat, Amril Nuthihar, S.IP, M.AP, Kamis (24/9), menuturkan langkah swab massal ASN demikian, merupakan petunjuk tegas dari Bupati Aceh Barat H. Ramli MS, yang ingin memastikan penyebaran virus Corona di tengah kalangan pegawainya.

“Jadi nanti, dari sejumlah 145 pegawai jalani Swab, kalau ada yang positif langsung dapat di karantina,” ujarnya.

Meskipun sejumlah ASN menjalani Swab, Amril memastikan rutinitas di lingkungan Setdakab Aceh Barat tetap aktif seperti biasanya.

“Kalau ada masyarakat yang memiliki keperluan atau mengurus administrasi di Setdakab, tetap bisa datang pada jam kerja. Selalu ada ASN yang kerja,” ungkapnya.

Berdasarkan data Rabu (23/9), Amril merincikan warga Aceh Barat yang positif Covid-19 berjumlah 68 orang, dengan rincian 2 orang dalam penanganan tim medis di RSUZA Banda Aceh, 5 orang isolasi dengan fasilitas khusus, 25 orang isolasi mandiri, 31 orang dinyatakan sembuh, 5 orang meninggal dunia.

Sementara jumlah suspek (PDP dan ODP) sebanyak 13 orang, sedangkan kontak erat dalam pantauan sebanyak 103 orang.(den)