Nova Serahkan Penghargaan kepada Keluarga dr. Imay Indra

BANDA ACEH (RA) – Gugurnya dr. Imay Indra beberapa waktu lalu tidak hanya membawa duka mendalam bagi keluarga, Pemerintah dan seluruh rakyat Aceh tentu merasakan duka serupa.

Karena almarhum dan para petugas medis adalah garda terdepan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, usai menyerahkan penghargaan kepada keluarga Almarhum dr Imay Indra, di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur Aceh, Kamis (24/9).

“Sampai hari ini kita masih berduka atas berpulangnya dr. Imay Indra. Baik keluarga maupun kolega dr. Imay Indra, tentu merasakan tekanan yang tidak bisa saya bahasakan. Tetapi saya turut merasakan duka yang mendalam. Ketika mendengar kabar gugurnya beliau, saya juga merasa jatuh,” ujar Nova.

Nova meyakini, selama berjuang di masa pandemi ini, Almarhum dr. Imay Indra tentu ingin orang-orang yang sakit segera sembuh seperti sedia kala.

“Almarhum tentu ingin seluruh tenaga medis yang cakap untuk mewujudkan itu tetap berkonsentrasi. Bersemangatlah, seperti semangat almarhum berjuang menyembuhkan penderitaan orang lain. Terutama Anda yang masih muda. Jangan goyah dan pesimis. Saya dan seluruh masyarakat Aceh akan selalu mendukung dan mendoakan Anda semua agar tetap sehat dan kuat,” imbuh Nova.

Dalam kesempatan ini, sambung Nova, Pemerintah Aceh dan masyarakat Aceh hendak memberikan penghargaan atas jasa dan kemuliaan dr. Imay Indra yang berjuang menyelamatkan khalayak dari pandemi.

“Beliau adalah pahlawan kita semua. Kami menyampaikan penghargaan ini kepada keluarga yang ditinggalkan, juga kepada para kolega. Kepada keluarga dr. Imay Indra, kami mengucapkan terima kasih banyak karena telah merawat beliau sejak dulu hingga akhir hayatnya. Beliau merawat orang banyak, sementara yang merawat beliau tentu saja keluarganya,” lanjut Plt Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Wakil Ketua TP PKK Aceh, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Direktur RSUSZA dan Ketua IDI Aceh. (ril/ra)