ACEH TAMIANG (RA) – Lereng bukit Seumadam yang mengapit ruas jalan nasional lintas Medan-Banda Aceh di wilayah Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang longsor. Material tanah longsor turun bersama batang pohon yang akarnya ikut terbongkar hingga menutupi ruas badan jalan raya. Akibatnya, arus Lalulintas dari dua arah sempat lumpuh total sekitar 1 jam.

Informasi diperoleh Rakyat Aceh menyebutkan, longsor di perbukitan Seumadam dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Kejuruan Muda pada Sabtu dini hari. 

“Saya dapat WA dari Kepala BPBD, Syahri, sejak tadi malam petugas BPBD sudah berada di lokasi membersihkan tanah dan pohon yang turun ke jalan lintas. Karena kendaraan sempat macet skitar 1 jam,” kata seorang Kepala SKPK rekan kerja Kepala BPBD, kepada Rakyat Aceh, Sabtu (26/9) pagi.

Saat dihubungi, Kepala BPBD Aceh Tamiang, Syahri menyatakan, hingga pukul 10.30 WIB pihaknya masih melakukan pemotongan pohon kayu yang melintang di tengah jalan. Pohon yang terbawa tanah longsor meliputi pohon kayu dan sawit yang tumbuh liar di lereng bukit curam tersebut. 

“Saat ini pohon kayu yang tumbang sedang dibersihkan, sebentar lagi tanah yang menimbun jalan akan dievakuasi menggunakan alat berat,” sebut Syahri.

Sementara arus kendaraan dari arah Medan dan sebaliknya sudah terpantau lancar dengan pengawalan personel Satlantas.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kapolsek Kejuruan Muda, Iptu Hendra Sukmana mengatakan, kejadian longsor di Bukit Seumadam terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Posisi tanah longsor berada di sebelah kanan jalan menuju ke arah Medan. 

“Longsor akibat curah hujan tinggi, sehingga lereng bukit sebelah kanan longsor sampai menutupi seluruh badan jalan Banda Aceh-Medan,” jelas Hendra. 

Sekitar pukul 06.00 WIB, lanjut Kapolsek, material longsor (tanah dan pohon) yang menutupi jalan telah disingkirkan oleh petugas gabungan terdiri atas, personel Polsek dan Koramil Kejuruan Muda dibantu warga setempat termasuk para pengendara yang terjebak macet ikut membantu. Sekitar 30 menit kemudian datang tim BPBD Aceh Tamiang membersihkan material pohon hingga arus Lalulintas perlahan kembali normal.

“Korban akibat longsor dan kerugian materi, nihil,” pungkas Iptu Hendra. (mag86)