Angin kencang melanda wilayah Aceh Tenggara menyebabkan pohon tumbang dan sejumlah rumah rusak, Minggu (27/9). (nauval/rakyat aceh)

KUTACANE (RA) – Hujan disertai angin kencang melanda wilayah Aceh Tenggara, Minggu (27/9) pukul 17.49 WIB, mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tenggara Mohd Asbi, mengatakan peristiwa ini pun berimbas terhadap 165 jiwa, tersebar di sejumlah kecamatan dalam wilayah ini.

“Kecamatan Bambel, rumah yang rusak diketahui sebanyak 23 rumah, dihuni 25 kepala keluarga. Jumlah jiwa berimbas mencapai 105 jiwa,” kata Mohd Asbi, kepada Rakyat Aceh, Senin (28/9).

Selain di kecamatan itu, angin kencang juga merusak rumah warga di Kecamatan Lawe Sumur. Berdasarkan pendataan terdapat 12 rumah atapnya runtuh diterjang angin. Begitu juga yang terjadi di Kute Sari Bambel, dua unit rumah warga mengalami kerusakan.

“Kecamatan Lawe Sumur, musibah ini berimbas terhadap 55 jiwa atau 23 kepala keluarga. Sementara di Kute Sari 2 rumah 2 KK, dan berimbas terhadap 5 jiwa,” Jelas Asbi lagi.

Selain, hujan disertai angin pada sore itu, juga merusak sejumlah fasilitas umum lain, seperti rumah sekolah di Kecamatan Lawe Alas, dimana atapnya jatuh ke tanah. Begitu juga instalasi listrik sempat padam total akibat kabel tertimpa pohon yang tumbang.

“Pohon tumbang juga sempat menghambat badan jalan seperti di Desa Pedesi Kecamatan Bambel, Desa Penosan, Lawe Sumur, Desa Kusam Kute, Lawe sumur. Namun setelah kita bersihkan lalulintas mulai normal kembali,” tambahnya lagi.

Namun beruntung, musibah ini tidak menimbulkan korban jiwa. Hingga berita ini diturunkan warga mulai membersihkan rumah masing-masing dan sebahagian lainya warga masihbmengungsi ke rumah kerabat. (val/min)