Khawatir terjangkit covid-19, Bupati Shabela Abubakar melakukan swab untuk memastikan kondisi badan tidak sedang dalam serangan wabah corona, apalagi satu pejabat eselon II positif. JURNALISA/RAKYAT ACEH

TAKENGON (RA) – Wabah corona di Kabupaten Aceh Tengah, berlahan menunjukan grafik menaik. Beberapa pejabat daerah tertular tanpa ada gejala.

Untuk itu, Bupati Shabela Abubakar melakukan swab untuk memastikan kondisi tubuh tidak dalam serangan virus corona.

Pelaksanaan tes swab itu sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan dini, sebab dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan penderita positif covid 19 di Aceh Tengah.

“Seminggu ke belakang, bapak banyak menghadiri acara dan berinteraksi dengan banyak orang, walaupun kita telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat namun sebagai bentuk antisipasi sehingga dilakukan tes swab,” kata Kabag Humas dan Protokoler Setdakab, Salman Nuri.

Selain Bupati Aceh Tengah, enam orang ajudanya juga akan dilakukan swab, dijadwalkan hari ini (kemarin). “Sesuai jadwal hari ini (kemarin) akan di swab, mudah mudahan hasilnya negatif,” terang Salman.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Tengah Jumadil Enka, beserta istri positif covid-19 berdasarkan hasil test swab.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan virus corona di Kabupaten itu dr Yunasri mengatakan, Jumadil Enka beserta istri dilakukan swab test Mandiri di laboratorium Sumatera Utara, Jumat (25/9) lalu.

“Hari ini sudah keluar, hasilnya positif covid-19,” kata Yunasri kepada wartawan.
Disampaikan jubir Yunasri, Jumadil beserta istri saat ini tengah diisolasi di ruang dedingin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon.

Selain Disparpora, Dinas Syari’at Islam turut ditutup lantaran salah satu Kabag di dinas tersebut terpapar corona. “Dua dinas ini tutup selama tiga hari untuk dilakulan sterilisasi, demikian juga dinas disparpora,” paparnya. (jur/bai)