ISI TAUSYIAH- Pimpinan Dayah Miftahul Jannah Tgk Armia, mengisi tausyiah penguatan spiritual kepada para medis di Puskesmas Blang Geulumpang, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Senin (28/9). FOR RAKYAT ACEH.

ACEH UTARA (RA) – Puluhan petugas medis di Puskesmas Blang Geulumpang, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, dibekali dengan penguatan Spiritual dalam menangani pasien Covid-19 pada Senin (28/9). Tausyiah tentang penguatan Spiritual itu disampaikan oleh Tgk Armia selaku Pimpinan Dayah Miftahul Jannah kecamatan setempat.

Tenaga medis merupakan petugas garda terdepan dalam penanganan Covid-19 yang sedang merebak saat ini. Oleh sebab itu, Puskesmas Blang Geulumpang Seunuddon, mengadakan penguatan Spiritual.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Amir Syarifuddin,SKM melalui Kepala Puskesmas Blang Geulumpang Ners Yusriadi,S.Kep, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberika motivasi kepada para tenaga medis agar selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya ditengah masyarakat.

“Melalui penguatan Spiritual maka petugas medis tidak lagi diselimuti kegelisahan dan ketakutan saat menangani pasien Covid-19,”ucap Ners. Yusriadi, S.Kep, kepada Rakyat Aceh, kemarin.

Sebut dia, dalam kegiatan itu kepada peserta dan teungku yang mengisi pengajian tetap diterapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker dan mencuci tangan. Kegiatan ini akan terus dilakukan agar ukhwah dan semangat kerja para medis selalu terjaga dengan baik.

Sementara Tgk Armia dalam tausyiahnya menyebutkan, peran medis ditengah Covid-19 ini merupakan jihad kesehatan yang sungguh sangat luar biasa. “Ini akan dicatat oleh Allah SWT menjadi amal baik bagi petugas medis semua,”ucap Tgk Armia.

Pimpinan Dayah Miftahul Jannah ini juga menyampaikan, jalan menuju syurga bukan hanya dengan dzikir saja. Namun, termasuk pengorbanan para tenaga medis ditengah Covid-19, juga bagian dari amal yang akan mengantarkan kita kedalam syurga Nya Allah.

Diakhir tausyiahnya Tgk Armia juga berpesan agar kita selalu mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. “Karena ini bagian dari ikhtiar kita yang harus dilakukan,”pinta Tgk Armia. (arm/ra)