Irawati - Ketua DPD IKAN Aceh Besar

Harianrakyataceh.com – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (DPD IKAN) Kabupaten Aceh Besar mendukung pernyataan Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali di media untuk pemberian sanksi tegas terhadap pelanggar Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Besar Nomor 24 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes) sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di kabupaten tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Definitif DPD IKAN Aceh Besar Irawati kepada media di kawasan Lambaro Senin (5/10) terkait pemberlakukan Perbup Aceh Besar dan minimnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

Menurut Irawati, pemberian sanksi tegas kepada pelanggar Prokes lebih kepada menciptakan efek jera, sehingga para pelanggar tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

“Kita juga berharap Gugus Tugas penanganan Covid 19 Aceh Besar melalui Satgasnya akan memberikan sanksi tegas kepada para pelangar Prokes, sesuai dengan Perbup sebagai efek jera, sehingga para pelangar akan mikir untuk mengulanginya,” sebut Irawati.

Sanksi yang selama ini diberikan kepada pelanggar Prokes berupa himbauan, teguran baik lisan maupun tulisan serta sanksi sosial lainnya, menurut Irawati, sanksi tersebut lebih terkesan main-main dan tidak efektif untuk meningkatkan kedisiplinan menjalankan Prokes covid.

“Kalau hanya himbauan dan teguran serta sanksi sosial lainnya yang lebih terkesan main-main, itu sama sekali tidak menghasilkan efek jera dan tidak efektif, maka sekarang segera harus diterapkan sanksi administrasi dan sekaligus sanksi materi sesuai dengan Perbup,” tegasnya.

Masih menurut Irawati, Pemerintah Aceh Besar melalui Satgas penerapan disiplin dan penegakan hukum Prokes covid 19 sudah bekerja bagus dengan melakukan sosialisasi dan razia-razia, namun karena keterbatasan jumlah personil, akan sulit mendapatkan hasil yang maksimal.

“Kabupaten Aceh Besar sangat luas, dibutuhkan banyak pihak terlibat dalam penanganan covid ini, Pemkab bisa mengajak Organisasi Kepemudaan (OKP), LSM-LSM, organisasi mahasiswa dan juga paguyuban-paguyuban yang ada di Aceh Besar untuk terlibat dalam memutus mata rantai penyebaran covid ini, tentu bila ingin mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Irawati menghimbau kepada seluruh pengurus, anggota dan relawan DPD IKAN Kabupaten Aceh Besar, untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran covid 19.

“Selemah-lemahnya bantuan adalah kita dan keluarga harus selalu patuh dengan anjjuran dan Protokol Kesehatan, seperti memakai masker, sering mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak untuk memutus mata rantai penyebaran covid ini,” pungkas Irawati. (mag-83)