Webinar Utex, Bahas Pengaruh Pandemi Terhadap Produktifitas Pemuda di Aceh

Harianrakyataceh.com,Banda Aceh – Yayasan Aceh Hijau (YAHIJAU) melalui programnya UTEX bekerjasama dengan The leader melaksanakan webinar yang bertemakan produktivitas pemuda di masa pandemi pada Kamis (1/10).

Kegiatan ini bertujuan untuk untuk melihat seberapa besar pengaruh kondisi pandemi COVID-19 terhadap produktifitas pemuda di Aceh.

Webinar ini menghadirkan pembicara-pembicara muda inspiratif yang telah berhasil memberikan dampak positif bagi lingkungan. Mereka adalah Vania Santoso, seorang dara Jawa Timur yang merupakan Ecopreneur muda, pendiri heyStartic, sebuah brand fashion yang material nya terbuat dari kertas semen bekas.

Vania mendorong para peserta untuk lebih peka terhadap sekitar dan selalu melihat peluang untuk membantu sesama. Pemuda inspiratif lainnya adalah seorang aktivis Aceh, Khalida Zia yang juga merupakan direktur eksekutif The Leader, sebuah organisasi yang mewadahi Pemuda-pemuda inspiratif di Aceh.

Dalam sesinya berbicara, Zia mengemukakan bahwa sebenarnya pandemic juga menghadirkan berbagai kesempatan yang harus kita gunakan, tergantung dari sudut pandang apa yang kita pakai.

Kegiatan diikuti 64 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan seminar berbasis daring ini diikuti dari berbagai kalangan, baik dari mahasiswa hingga pegawai.

Direktur eksekutiv YAHIJAU, Syarifah Marlina menyebutkan bahwa pelaksanaan webinar tersebut adalah salah satu cara untuk berkontribusi kepada generasi muda dan menginspirasi mereka untuk tetap produktiv di tengah masa pandemi Covid-19.

Melalui acara ini juga, YAHIJAU memperkenalkan UTEX atau Youth excellence, sebuah platform baru dari Yayasan Aceh Hijau yang berfokus pada pengembangan generasi muda. Melalui UTEX, diharapkan akan lebih banyak lagi pemuda yang menjadi #AgentOfChange yang membawa perubahan yang lebih baik untuk Aceh.

“Webinar ini tujuannya sebagai bentuk kontribusi kita terhadap generasi muda, YAHIJAU sudah berdiri sejak 2014, tapi ini kali pertama kita melaunching program UTEX ini, dan kita selalu berharap UTEX bisa merangkul lebih banyak pemuda lagi untuk terus membawa perubahaan yang lebih baik,” kata Syarifah.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini cukup interaktif, banyak partisipan yang aktif merespon dan bertanya. Bahkan sangking banyaknya, tidak semua pertanyaan bisa terjawab dalam waktu yang singkat. (ril/rif)