Tumpukan Material Proyek Irigasi Leubu Hambat Arus Lalu Lintas Warga

BIREUEN (RA) – Pengerjaan saluran irigasi sekira 400 meter dipinggir jalan Leubu-Ulee Gle dengan tumpukan material yang tidak disusun dengan rapi, mengakibatkan sekitar 1 meter jalan utama Kecamatan Makmur amblas. Akibatnya, akses transportasi jalan ini menjadi satu jalur, sehingga mengganggu pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Pantauan awak media di lokasi, tumpukan material pasir dan batu yang diletakkan di bagian badan jalan di kawasan Blang Pante Geulima, Desa Cot Puuk, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen itu menyebabkan pengendara mobil dan transportasi lainnya memanfaatkan satu jalur jalan, akibatnya turap sebelah barat hancur tumpah kesawah.

Tidak hanya itu, tujuh titik turap bagian timur juga mengalami kerusakan akibat injakan alat berat saat pengerukan saluran dan sekarang kondisi badan jalan di beberapa tempat sudah mulai retak dan turun. Sehingga, jika mobil besar dengan muatan puluhan ton melewati daerah ini, akan berdampak lebih parah lagi.

Terkait hal ini, Keuchik Sabri selaku ketua Asosiasi Keuchik Kecamatan Makmur kepada media ini, Kamis (8/10) mengatakan, seharusnya material jangan ditumpuk sekaligus, tapi harus dilakukan secara bertahap serta ada spasi karena jalan ini cuma satu jalur.

“Jika tumpukan material tidak segera dirapikan, maka kerusakan jalan Kecamatan Makmur ini akan bertambah parah,” kata tokoh Makmur ini.

Menyikapi hal ini, anggota DPRK Bireuen, Zulkarnaini kepada Rakyat Aceh mengaku turun langsung ke lokasi dan berharap dinas terkait harus bertanggung jawab memperbaiki kerusakan ini.

“Kami harapkan dinas terkait bertanggung jawab merehab kerusakan ini, sehingga arus transportasi warga tidak terganggu,” harap Zulkarnaini yang sering disapa Zoel Sopan ini.

Zoel Sopan mengaku sudah menghubungi Kabid Pengairan Dinas PU sebanyak dua kali dan meminta mereka untuk memerintahkan pihak rekanan agar merespon dengan baik keluhan masyarakat ini.

“Alhamdulillah, Kabid Pengairan merespon dengan baik permintaan kami dan penumpukan material di ruas jalan tersebut sudah mulai dirapikan,” katanya. (akh)