Rumah Baru Dibangun Roboh Diterjang Angin Kencang

Kepala Bidang Kedaruratan BPD Kabupaten Bener Meriah Anwar Sahidi melihat kondisi rumah rusak parah di Kampung Seni Antara Kecamatan Permata, Bener Meriah, Minggu (11/10) pasca diterjang angin kencang. MASHURI | RAKYAT ACEH

REDELONG (RA) – Angin kecang disertai hujan pada Minggu (11/10) dini hari sekira Pukul 02.00 WIB, robohkan tiga rumah di dua desa Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah.

Kepala Bidang Kedaruratan BPD Kabupaten Bener Meriah Anwar Sahidi menyebutkan, angin kencang pada minggu pagi merobohkan rumah Sabirin (31) yang baru selesai dibangun di Kampung Seni Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah roboh
Sahidi menambahkan, rumah baru selesai dibangun dan hanya tinggal menunggu penyelesaian akhir. “Beruntung pemilik rumah belum menempati rumahnya sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut,” ungkap Sahidi.

Tidak hanya itu katanya, pihaknya baru saja menerima informasi angin kencang juga merusak dua unit rumah di kampung Pondok Sayur. “Dua unit rumah juga rusak pada bagian atap seng dan saat ini sedang kita lakukan pendataan” ujarnnya.

Pihaknya mengaku, saat ini telah menyalurkan bantuan masa panik kepada korban angin kencang disertai hujan di kamung seni antara berupa beras, mei instan, dan sembako serta peralatan tidur dan terpal.

Menurutnya, cuaca diwilayah kabupaten Bener Meriah saat ini cukup ekstrim. ” dalam beberpa beberapa hari ini kecepatan anggin relatif tinggi disertai hujan dengan intensitas tinggi” katanya.

Untuk itu pihaknya mengimbau agar masyarakat di wilayah Kabupaten Bener Meriah lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk.“ Pastikan bangunan aman dari terpaan angin kencang dan pastikan kondisi instalasi listrik rumah masing dalam keadaan baik sehingga tidak terjadi kebakaran, “ pesanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bener Meriah, Almanar menamabahkan, akan segera menyalurkan bantuan sandang pangan untuk korban angin kencang warga Seni Antara.

“Insya Allah besok akan kita salurkan, sebab tadi informasi yang disampaikan Tim Tagana saat ini korban tidak berada ditempat, untuk itu besok akan kita antar bantuan dari Dinsos,” pungkas Almanar. (uri/min)