Anak Korban Pemerkosaan Ditemukan

Petugas dan warga sedang mengevakuasi Rangga anak Ibu muda korban perkosaan, Senin (12/10). (for rakyat aceh)

LANGSA (RA) – Setelah lebih kurang 8 jam pencarian Rangga (9), anak Ibu muda korban perkosaan, ditemukan tewas dalam alur sungai kebun sawit sekitar 200 meter dari kediaman korban pada Minggu (11/10) sore.

Kondisi tubuh korban saat ditemukan dipenuhi luka bacok senjata tajam di sekujur tubuh. Selanjutnya, jenazah korban yang sudah kaku saat itu juga langsung dibawa ke RSUD Langsa untuk proses otopsi.

Kapolres Langsa AKBP. Giyarto, SIK melalui Kapolsek Birem Bayeun, Aceh Timur, Iptu. Eko Hadianto, MH dalam konfirmasinya kepada Rakyat Aceh mengatakan, jasad Rangga ditemukan setelah masyarakat dan pihak keamanan melakukan pencarian secara itensif di seluruh semak kebun sawit dan alur sungai.

“Awalnya kita tidak menemukan jasad korban, walau sudah menangkap pelaku pada pagi harinya. Namun setelah kita sisir alur sungai dengan speedboat, akhirnya jasad korban muncul ke permukaan sungai dan langsung kita evakuasi ke RSUD Langsa untuk visum,” sebut Eko, Senin (12/10).

Sementara itu, Geuchik Gampong Alue Gading, Adi Sahputra, menuturkan, pasca visum rumah sakit almarhum Rangga langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gampong Alue Gading, usia shalat Magrib.

“Proses pemakaman almarhum Rangga diiringi oleh ratusan masyarakat ke tempat peristirahatan terakhir. Namun, ibu kandung korban DN tidak bisa hadir, karena masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat penganiayaan oleh pelaku,” sebut Adi.

Tambah Adi, alhamdulillah ayah kandung korban yang selama ini berdomisili di Sumatera Utara setelah cerai, Fadli Fajar (30) hadir mengiringi jenazah korban sejak dari rumah sakit, hingga proses pemakamannya. Sementara ayah sambung korban, Ayub tidak bisa hadir karena masih menemani DN di rumah sakit. (dai/min)

Petugas dan warga sedang mengevakuasi Rangga anak Ibu muda korban perkosaan, Senin (12/10). (for rakyat aceh)