Lokasi Galian C Ilegal Dihentikan

Petugas polres Simeulue, sedang olah TKP Galian C Ilegal, For Rakyat Aceh

SIMEULUE (RA) – Selain amankan satu unit alat berat jenis eksavator di lokasi galian C Ilegal, pihak Polres Simeulue gelar olah TKP bersama tim tekhnis di kawasan Desa Sanggiran, Kecamatan Simeulue Barat, Kamis (15/10).

Hasil Olah TKP pihak Polres Simeulue dan Tim Tekhnis Tenaga Ahli Supervisor dari Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Simeulue tersebut, resmi dinyatakan tidak berstatus resmi sebagai lokasi galian C ilegal dan berada dikawasan areal olahan perkebunan rakyat.

“Hasil Olah TKP dan menentukan titik koordinat bersama tim tekhnis, lokasi galian C itu tidak resmi atau ilegal. Lokasi itu merupakan kawasan areal perkebunan, bukan areal galian C”, kata Kapolres AKBP Agung Surya Prabowo, melalui Aipda Wardika Saputra, SH, Kanit Tipidter Polres Simeulue, Minggu (18/10).

Masih menurut Wardika, kasus tersebut bergulir sejak Agustus 2020 lalu, dan telah diamankan satu unit alat berat jenis Eksavator dan telah memintai keterangan dari 8 orang saksi, selain pelaku usaha galian C ilegal, pemilik alat berat, aparat desa dan warga setempat.

Kasus tersebut yang juga masuk dalam status pengrusakan lingkungan, yang saat ini pihak berwajib masih melakukan pengembangan untuk merampungkan berkas yang akan dilimpahkan ke kejaksaan, serta mengamankan alat berat, juga dilokasi galian C Ilegal itu telah dipasang garis Police.

“Selain telah kita amankan alat berat juga dilokasi telah kita pasang garis police. Hingga hari ini, ada 8 orang saksi yang kita mintai keterangan, terkait galian C ilegal itu,” imbuhnya. (ahi/rus).

Baca Juga...  Tiga Tersangka Penambang Illegal Ditangkap