Anggota Polri se-Aceh Terima Pemahaman Program JKN – KIS

Banda Aceh (RA) – Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tak terkecuali kepada anggota polisi seluruh Aceh tentang Program JKN-KIS agar tidak terdapat kendala saat mengakses layanan, BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh melaksanakan Pemberian Informasi Langsung Program JKN-KIS kepada seluruh Polres di 23 kabupaten/kota se Aceh yang dilaksanakan secara daring pada Jum’at (16/10) bertempat di Ruang Assessment Center Polda Aceh.

“Ada 3 alasan pentingnya menjadi peserta JKN yaitu yang pertama sebagai upaya protection yang artinya memberikan perlindungan kesehatan terutama jika terkena penyakit yang berbiaya mahal, alasan kedua kita telah membantu (sharing) yang sakit jika diri kita tetap sehat dan alasan terakhir yaitu compliance yang artinya kita sebagai warga negara yang baik telah melaksanakan kewajiban sesuai dengan peraturan perundang-undangan karena program JKN-KIS ini merupakan amanat dari undang-undang yang harus ditaati,” jelas Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Kahar Muzakar dalam materi sosialisasinya.

Kahar menambahkan, kita semua tidak pernah tahu, apakah kita semua akan sehat terus menerus, dengan menjadi peserta JKN-KIS, maka kita menghidupkan budaya gotong royong, yang merupakan salah satu prinsip dari JKN-KIS, dimana kita yang sehat membantu yang sakit, yang muda membantu yang tua, yang mampu membantu yang kurang mampu.

Pada kesempatan tersebut Kahar juga mengimbau agar bagi anggota polri di Aceh yang belum terdaftar agar segera didaftarkan secara kolektif melalui BPJS Kesehatan yang ada di 23 kabupaten/kota di Aceh.

“Selain itu, terutama pada masa pandemi ini kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat termasuk anggota polri bahwa untuk pelayanan BPJS Kesehatan tetap dapat diakses dari rumah melalui kanal–kanal yang telah disediakan salah satunya melalui layanan aplikasi perpesanan Whatsapp atau PANDAWA dan melalui Aplikasi Mobile JKN dengan tujuan untuk mengurangi kontak langsung sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini,” kata Kahar.

Baca Juga...  2023, Tenaga Honorer Dihapus di Seluruh Instansi

Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Aceh, Deni Setyo Utomo mengungkapkan ternyata setelah sosialisasi ini disampaikan semakin diketahu banyaknya manfaat dan kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan, untuk selanjutnya Deni menyebutkan akan menyusun langkah-langkah strategis agar terlindunginya kesehatan anggota polri di Aceh karena personel polri ini memiliki jumlah yang cukup besar.

“Sebagai tindak lanjut dari sosialisasi ini kita akan membuat langkah-langkah strategis seperti untuk jangka pendek dengan akan mendata anggota kita diseluruh Aceh yang belum terdaftar sebagai peserta JKN-KIS sehingga dapat dikolektifkan pendaftarannya di kabupaten/kota masing-masing seperti yang telah disampaikan oleh Pak Kahar tadi tanpa perlu semuanya dikumpulkan di Polda Aceh maka ini telah memotong birokrasi dan menjadi lebih mudah,” ucap Deni.

Sambung Deni, langkah panjang selanjutnya adalah bagaimana penanganan anggotanya yang telah menderita sakit selama bertahun-tahun agar dapat sembuh serta bagi anggota yang sehat bagaimana tetap bisa terus sehat dengan upaya promotif dan preventif yang akan digalakkan.(rq)