Calang (RA) – Pembangunan Gor multi fungsi mangkrak hingga 3 tahun yang sebelumnya terkahir dibangun pada tahun 2017. Namun miris kotoran ternak berserakan dimana tempat diperuntuk untuk atlit latihan tepat di Komplek Perkantoran Pemkap Aceh Jaya, Selasa (20/10).

Sebagaimana hasil pantaun Harian Rakyat Aceh, Selasa (20/10) tampak kuda berkeliaran dilokasi tersebut selain itu akses menuju Gor merupakan dijadikan tempat para atlit berlatih hingga kini belum dapat difungsikan sebelumnya terkahir dibangun pada tahun 2017.

Untuk dikethaui Aceh Jaya, sempat bersinar dibidang olah raga diberbagai cabang grafik tersebut sangat siknifikan tahun 2014 sempat masuk 16 besar sementara Pora Jantho Aceh Besar masuk 6 besar merupakan juara 1 diwilayah pesisir Barat Selatan.

Sementara Sekretaris Pemuda dan Olah Raga Juanda, Kepada Rakyat Aceh, membenarkan terkait kondisi Gor tersebut belum dapat di fungsikan hingga mangkrat pembangunan lanjutan selama 3 tahun. “ namun kami telah mengusulkan kepada Bapeda Aceh Jaya, namun belum dikethui apakah akan dapat dilanjutkan pembangunan nya tahun depan”.

Juanda menambahkan, untuk kondisi pembangunan lanjutan tersebut sangat dibutuhkan agar dapat dimanfaatkan bagi para atlit serta dapat difungsikan untuk kegiatan selain olah raga. “agar dapat difungsikan tahap awal membutuhkan anggaran 1 milyar untuk perkerjaan lantai maupun MCK sehingga dapat berfungsi”.

Memang untuk usulan tersebut telah medapatkan Deposisi Bupati, semoga pembangunan tersebut dapat dilaksanakan untuk tahun depan sehingga dapat difungsikan oleh para atlit Aceh Jaya.

Selian itu Juanda Mengatakan, memang dalam proses pembangunan dibangun dengan sumber anggaran APBK, sehingga untuk proses pembangunan lanjutan menjadi terkendala saat usulan keprovinsi.

Sementara kepala Bapeda Aceh Jaya, Hendri Kusnadi, Kepada Rakyat Aceh, mengungkapkan, untuk tahun 2021 memang untuk usulan pembangunan lanjutan melalui APBK sangat terbatas sehingga pembangunan Gor tersebut tidak masuk dalam proses pembangunan lanjutan.

Memang untuk usulan telah disampaikan oleh dinas terkait, namun pihak TAPK akan berupaya untuk mencari celah anggaran lain untuk pembangunan lanjutan Gor multifungsi tersebut, Tutup Hendri (say)