Bupati Abdya Akmal Ibrahim bersama Pangdam menandatangai berita acara penutupan TMMD ke 109, di pendopo bupati setempat, Rabu (21/10). Rakyat Aceh/rahmat.

BLANGPIDIE (RA) – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam) Mayjen TNI Hasanudin, S.I.P.,M. M menutup kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 109 di wilayah Kodim 0110 Abdya.

Kegiatan penandatangan berita acara penutupan TMMD tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Abdya, Rabu (20/10), yang dihadiri Bupati setempat. Tampak hadir juga Danrem 012/TU, para Forkopimkab serta tamu undangan lainya.

Dalam laporan Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo menyebutkan, kegiatan itu dimulai pada tanggal 22 september hingga 21 Oktober tahun 2020 dengan lokasi yang dipilih di Desa Babah Lueng kecamatan Blangpidie dengan hasil yang dicapai 100 persen baik dari sasaran fisik maupun nomfisik.

“Kegiatan TMMD ini meibatkan personel satgas sebanyak 150 orang yang terdiri dari Dansatgas dan Staf Satgas, Tim asitensi, SSK penunjang dan masyarakat,”katanya.

Sementara itu, Bupati Abdya Akmal Ibrahim pada kesempatan itu menyebutkan, TNI di Abdya berperan aktif terutama dibidang pertanian. Akmal mengakui pernah mendapatkan penghargaan tertinggi Nasional sebagai bupati dengan pengembangan terbaik dukungan dari TNI.

“Disini mungkin salah satunya daerah kususnya anggota Babinsa yang setiap hari terlibat dalam pertanian. Karena disini ada program tanam serentak yang membutuhkan energi yang besar untuk mendisiplinkan para petani untuk mencapai tujuan yang lebih baik,” katanya.

Disebutkan, dalam pengelolaan alat-alat pertanian itu sangat maksimum dengan adanya peran TNI tersebut.

“Jadi kalau bisa babinsa-basinsa yang ada sekarang jangan dipindahkan, karena hal ini sudah terbiasa,” sebutnya.

Bupati menyebutkan, disini para babinsa tersebut di SK-kan oleh bupati dengan tujuan agar para babinsa mendapatkan hak dalam mengelola dan membantu petani, akan tetapi bukan dalam arti pungli.

“Setiap pengolahan tanah itu para babinsa mendapatkan sedikit hak, sekitar Rp20 ribu perhektare, tapi bukan pungli. Karena babinsa terlibat kusus dalam pengolahan tanah, dan memindahkan alat-alat. Sama seperti penyuluh,”ucapnya.

Pangdam Mayjen TNI Hasanudin menyebutkan, untuk kebaikan, pihaknya bersama-sama saling membahu dalam mencapai tujuan.

“Apapun yang dikerjakan juga sama-sama kita mensejahterakan masyarakat secara kususnya. Sementara secara nasional juga sama-sama kita mendukung berbagai program pembangunan secara serentak,”katanya.

Ditambahkan, kegiatan TMMD ini kususnya di Aceh ada tiga titik, pertama di Abdya, kedua di Aceh Tengan dan ketiga di Kabupaten Pidie. “Namun demikian, program ini dilakukan setiap tahun,”sebutnya.

Orang berpangkat bintang dua ini menyebutkan, dalam program kebaikan, pihaknya bisa bekerja semaksimal mungkin yang bersinergi sesuai dengan fungsi-fungsi yang lain. (mat/rus).

Foto: Bupati Abdya Akmal Ibrahim bersama Pangdam menandatangai berita acara penutupan TMMD ke 109, di pendopo bupati setempat, Rabu (21/10). Rakyat Aceh/rahmat.